Indeks

Mengenal Jajanan Pasar Di Kota Pemalang, Nomor 2 Unik Banget!

Kota Pemalang merupakan kota yang memiliki julukan “Pusere Jawa”, dan merupakan kota yang memiliki slogan “SINCERE”. Saking tulusnya, orang luar sering tidak menyadari bahwa Jawa Tengah punya kota bernama Pemalang. Kota Pemalang terletak diantara Kota Tegal dan Kota Pekalongan, tak ayal sering dikira Kota Pemalang tidak ada karena 2 kota sebelum dan sesudahnya lebih dikenal masyarakat luas melalui batik yang mereka hasilkan dan asal usul hasil tangkapan lautnya.

Meski kota ini tidak terlalu terkenal, namun masih ada yang bisa dibanggakan di Kota Pemalang, seperti nanas dengan madu dan soto grombyangnya. Selain itu, banyak juga jajanan pasar yang masih populer dan masih menjadi primadona sarapan pagi masyarakat Pemalang. Apa saja jajanan pasar yang masih digandrungi hingga saat ini? Ini dia.

1. Gembolong

Jajanan pasar ini terbuat dari beras ketan putih dan campuran kelapa parut. Sehingga tekstur yang dihasilkan sangat lembut. Penyajiannya juga unik, gemblong dipotong kotak atau jajaran genjang kemudian dicelupkan ke dalam santan dan ditaburi batok kelapa yang dimasak dengan gula merah dan dibungkus dengan daun pisang. Sangat menggoda, bukan? Biasanya seporsi gemblong yang dijual di desa masih relatif murah, sekitar Rp2.000-Rp3.000.

2. Gempolan

Camilan ini unik dan berwarna-warni. Dilihat dari warnanya, bisa dikatakan merah adalah rasa strawberry, coklat adalah rasa coklat muda, dan putih adalah rasa original. Dibuat dengan tepung beras, jajanan gempolan juga merupakan jajanan yang masih eksis hingga saat ini. Bentuknya yang unik dan rasanya yang lezat mampu memikat hati si kecil dan menjadikan makanan ini sebagai sarapan mereka.

Pengumuman. Gesek ke bawah untuk melanjutkan

Penyajiannya juga sederhana, santan dan bulatan berwarna dipisahkan sehingga berbentuk bulat. Karena jika dicampur dengan kuah santan dan bulatan-bulatan berwarna akan menjadi satu dan berubah menjadi bubur. Satu porsi gempolan biasanya dijual mulai dari Rp 3.000.

3. Campur

Banyak orang yang tahu jajanan ini, mirip dengan jajanan Jasuke. Bahan dasar cemilan blendung juga berasal dari jagung rebus, namun ukuran jagung yang digunakan cenderung lebih besar dari jagung yang digunakan untuk cemilan jasuke. Hal ini dikarenakan jagung yang digunakan untuk membuat penganan blendung biasanya direbus hingga biji jagungnya mengembang dan pecah-pecah, sehingga saat dimakan teksturnya lebih lembut dan lebih mudah dikunyah.

Penyajiannya juga mirip dengan gemblong yaitu dengan daun pisang, jagung pipil yang sudah dikupas dicampur dengan parutan kelapa yang dibumbui dengan sedikit garam dan biasanya ditaburi air dengan gula merah di atasnya. Untuk satu porsi jajanan blendung bisa dibeli mulai dari Rp 3.000.

Nah itulah 3 jajanan pasar di Kota Pemalang yang masih digandrungi masyarakat hingga sekarang. Rasanya enak dan harganya sangat ekonomis, sehingga masyarakat bisa memilih salah satunya untuk sarapan pagi. Akan ada part 2 lanjutan jajanan pasar ini. Karena masih banyak lagi Jajanan Pasar Kota Pemalang untuk di perkenalkan kepada kalian semua, stay tune ya!

Exit mobile version