Mengapa Jeje Wiradinata Konsen Pada Bidang Pendidikan? Simak Alasannya!

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Dalam kampanye daring di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Calon Bupati Pangandaran Nomor Urut 1, Jeje Wiradinata, menyampaikan alasan mengapa dirinya sangat konsen di bidang pendidikan.

Dia mengungkapkan, perhatiannya pada bidang pendidikan ini lahir berdasarkan pengalaman pribadi masa lalunya.

“Saya ini anak nelayan. Namun Alhamdulillah, almarhum bapak saya selalu mendorong untuk terus bersekolah,” ujar Jeje dengan mata berkaca-kaca.

Lebih lanjut dirinya bercerita bahwa dia pernah mengenyam pendidikan di SD Negeri 8 Pangandaran (1972 – 1978) kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Pangandaran (1978 – 1981) dan selalu menduduki rangking satu di kelasnya.

Selanjutnya Jeje melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Ciamis (1981 – 1984), dan tetap termasuk siswa berprestasi.

“Saya selalu belajar sungguh-sungguh karena cita-cita saya ingin menjadi dokter,” tutur Jeje.

Namun cita-cita itu kandas karena terkendala biaya. Jeje mengatakan, orang tuanya yang berprofesi sebagai nelayan tidak sanggup untuk membiayai kuliah di Jurusan Kedokteran.

Akhirnya Dia masuk di AUP Jakarta (1981 – 1988) karena di perguruan tinggi ini tidak dipungut biaya.

Baca juga:  Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Tenggelam di Perairan Pangandaran

“Yang ingin saya ceritakan, bukan masalah sekolahnya dimana, karena alhamdulillah meskipun tidak menjadi dokter sekarang saya menjadi Bupati,” terang Jeje.

Namun, tambah Jeje, cerita seperti yang dialaminya tidak boleh terjadi lagi. Pelajar yang berprestasi dan memiliki keinginan menuntut ilmu tidak boleh lagi terhalang karena alasan tak memiliki biaya.

Kalau ada anak yang memiliki kemampuan dan keinginan menuntut ilmu namun terkendala biaya, maka kata Jeje, pemerintah wajib hadir dan mengambil alih.

“Maka jika saya dipercaya memimpin Pangandaran pada periode yang kedua, Kita telah siapkan Kartu Pangandaran Juara untuk pelajar dan mahasiswa,” kata Jeje.

KPJ untuk bidang pendidikan ini juga sebagai pengganti Kartu Indonesia Pintar bagi seluruh siswa mulai dari SD, MI, SMP, MTs, SMA, SMK dan MA untuk mendapatkan pelayan gratis biaya pendidikan 12 tahun
baik sekolah negeri maupun swasta.

“Sedangkan beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi, dengan menggratiskan biaya kuliah bagi orang tua yang kurang mampu, 75% subsidi biaya kuliah bagi mahasiswa yang kuliah Pangandaran dan 50% subsidi biaya kuliah bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar Pengandaran,” terang Jeje.***