MerahPutih.com – Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi (BRIN) Megawati Soekarnoputri meminta BRIN untuk lebih fokus menghasilkan riset yang bermanfaat bagi orang banyak.
Megawati meminta BRIN melakukan survei yang bermanfaat bagi masyarakat, meski terlihat kecil. Menurutnya, negara-negara seperti Amerika Serikat dan Rusia, hasil penelitiannya sangat bermanfaat bagi banyak orang.
“Jadi bukan asal penelitian lho. Menurut saya, di Amerika dan Rusia pun penelitian sangat bermanfaat bagi banyak orang,” kata Megawati dalam sambutannya pada penandatanganan MoU antara LPP TVRI dan BRIN, di Gedung TVRI, Jakarta, Selasa (6/12).
Baca juga:
Megawati tak ingin hasil penelitian anak negeri itu masuk laci begitu saja
“Jadi penelitian harus memiliki ruang lingkup dan fokus yang jelas untuk kepentingan banyak orang, untuk rakyat kita, untuk kepentingan banyak orang,” lanjutnya.
Selain itu, Presiden kelima Republik Indonesia itu meminta agar hasil survei BRIN dipatenkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
“Makanya hasil riset kunci harus dipatenkan, untuk itu tentu harus ke HAKI,” imbuhnya.
Karena tidak sedikit hasil penelitian anak bangsa yang dicuri oleh bangsa lain, seperti plasma nutfah.
“Saya pukul meja, banyak orang mencuri karena kita sangat kaya”, kata Megawati.
Baca juga:
Megawati meminta BRIN dan TVRI berjuang di tengah keterbatasan
Megawati juga meminta Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengingatkan para peneliti bahwa Indonesia adalah kepulauan terbesar di dunia.
“Saya senang mengatakan itukepulauan terbesar di dunia) dengan tamu asing. Saya pikir saya sangat bangga,” tutupnya. (Lb)
Baca juga:
Megawati mengharapkan TVRI lebih kreatif di tengah menjamurnya stasiun TV swasta





