KONEKSI Hubungan sosial antar manusia selalu menjadi sesuatu yang kompleks dan dinamis. Meskipun kami adalah saudara sedarah, anehnya hubungan keluarga tidak bisa benar-benar terbukti lebih tulus jika dibandingkan dengan hubungan yang berlangsung lama dengan orang lain.
Ada orang yang cukup beruntung dilahirkan dalam keluarga harmonis yang ideal dan patut dijadikan panutan. Ada juga orang yang kurang beruntung karena tidak memiliki hubungan yang hangat dengan keluarganya. Tentunya banyak konflik dan skandal yang bisa terjadi dalam keluarga karena berbagai sebab, misalnya: kecemburuan.
Menurut halaman besar, hubungan antara ibu dan anak sering digambarkan sebagai hubungan yang kuat yang tidak dapat dipisahkan. Namun sayang, hubungan ini bisa menjadi malapetaka ketika muncul kecemburuan di hati seorang ibu ketika melihat putrinya masih muda, lajang, dan memiliki banyak peluang emas dalam hidup.
Baca juga:
Bahaya Sindrom Bayi Terguncang
Kecemburuan antara ibu dan anak disebut kecemburuan ibu. Tentu saja, ini tidak akan terjadi tanpa akar sebab dan akibat. kecemburuan ibu bisa timbul karena anak batin ibu yang terluka dan tidak bisa disembuhkan sebelum menikah.
kecemburuan ibu Bisa juga terjadi akibat kecemburuan yang muncul secara spontan karena sang ibu melihat anak perempuannya memiliki kehidupan yang dianggap jauh lebih baik dan indah dari dirinya.
memisahkan keluarga
Keluarga tidak akan terasa harmonis tanpa kasih sayang yang tulus dan hubungan yang kokoh antar anggotanya. kecemburuan ibu jelas akan mengobrak-abrik sebuah keluarga karena pada akhirnya sang ibu akan berusaha menghancurkan kehidupan putrinya dengan cara-cara yang bisa dibilang gila dan tidak masuk akal.
Hubungan ibu-anak yang sudah rusak akan menimbulkan rasa canggung di hati anggota keluarga lainnya, sehingga sangat sulit menjembatani keretakan ini seperti sediakala.
Baca juga:
Mengembangkan kemampuan motorik anak melalui Playdate
Tidak bertanggung jawab
Seperti disebutkan sebelumnya, kecemburuan ibu itu akan membuat seorang ibu mampu melakukan hal-hal gila untuk menghancurkan kehidupan putrinya sendiri. Misalnya, seperti mencoba menangkap kekasih putri Anda atau membunuh impian dan cita-cita sang putri dengan membatasi geraknya.
Anak batin yang terluka
Jika ditelaah lebih jauh, sebenarnya memang demikian kecemburuan ibu paling sering disebabkan oleh anak batinseorang ibu yang terluka. Bukan tidak mungkin semasa kecil ibunya banyak menderita karena geraknya dibatasi.
Karena tidak sempat mewujudkan mimpinya, ia terpaksa menikah dan berkeluarga karena tuntutan sosial sehingga ibunya merasa hidupnya terjebak. Setelah itu, dia merasa lebih tersiksa melihat kehidupan putrinya jauh lebih baik daripada kehidupannya.
meskipun tidak dapat dibenarkan kecemburuan ibu tetap membutuhkan terapi agar agresor tidak mengulangi kesalahannya atau bahkan mencegah sang ibu melakukannya anak batinluka ini tidak sempat melukai putrinya sendiri. (Berbaris)
Baca juga:
5 Paket Pemula Ibu Baru untuk Bermain dengan Anak Anda
