Indeks

Masalah STB yang Paling Sering Terjadi di Masyarakat

Semenjak pemerintah memutuskan untuk melakukan analogue shutdown (ASO) di beberapa wilayah tanah air, permintaan set top box (STB) meningkat drastis, yang terbaru wilayah Jawa Timur 1 menerapkan ASO sehingga masyarakat di berbagai kabupaten di provinsi timur Pulau Jawa harus segera beralih ke TV digital.

Namun terkadang peralihan ke TV digital melalui STB tidak berjalan dengan baik, antara lain karena berbagai alasan

Bingung cara install STB

Tidak semua vendor STB menyediakan manual yang mudah dipahami oleh masyarakat, sehingga seringkali masyarakat awam kesulitan untuk memasang STB pada perangkat televisinya.

Saya tidak tahu cara menampilkan layar STB

Masalah pertama STB adalah orang tidak dapat melihat tampilan STB, karena mereka terbiasa berpindah saluran menggunakan remote control TV, sedangkan STB beroperasi pada saluran AV seperti VCD Player. Hal ini membuat masyarakat bingung dan sering kembali ke toko yang menjual STB tersebut karena mengira STB tersebut rusak.

Jangan masukkan data kode pos

Data kode pos digunakan untuk melihat saluran yang tersedia di wilayah tersebut, meskipun kualitas STB dan antena penerima juga mempengaruhi jumlah saluran yang dapat ditangkap, penggunaan kode pos memastikan bahwa perangkat TV dapat mengakses saluran TV lokal sesuai dengan wilayahnya.

Saya tidak mengerti cara memindai STB

Sama seperti televisi baru yang perlu memindai saluran, STB juga perlu memindai frekuensi untuk menemukan saluran televisi yang tersedia di wilayah tersebut.

Jangan matikan STB

Seperti perangkat elektronik lainnya, STB juga harus dimatikan jika televisi tidak sedang ditonton. Hal ini dimaksudkan agar STB dapat meredam panas akibat arus listrik yang mengalir melaluinya. Selain mematikan STB, Anda juga bisa menerapkan cara agar STB tidak cepat panas sehingga STB Anda lebih awet.

Exit mobile version