Indeks

Luhut Komandoi Percepatan Investasi di IKN

Merah Putih. dengan – Pemerintah akan melanjutkan pengembangan IKN tahap pertama pada tahun 2024. Pengembangan tersebut difokuskan untuk menciptakan ekosistem yang utuh yang terdiri dari berbagai fasilitas yang dibangun seperti fasilitas infrastruktur, fasilitas umum, gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan di Kawasan Inti Pemerintah Pusat.

Percepatan pembangunan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Ketua Kelompok Kerja Percepatan Investasi di Ibu Kota Pulau (IKN).

Baca juga:

2/3 lahan untuk pembangunan IKN berupa hutan hujan

Kepala Otoritas IKN Bambang Susantono menjelaskan, Luhut akan mengkoordinasikan instansi terkait agar percepatan investasi di IKN berlangsung efisien.

Tim khusus ‘satgas’ yang diketuai oleh Menko TNI AL dan Investasi, Pak Luhut, yang akan mengkoordinir ‘interdept’ dan juga seluruh instansi terkait agar proses percepatan investasi di IKN dapat berjalan lebih baik dan bersama-sama. lebih efisien,” kata Bambang.

Selain menunjuk Luhut sebagai ketua gugus tugas yang akan berkoordinasi antar lembaga, Presiden Jokowi juga memerintahkan Otoritas Ibukota Nusantara (OIKN) untuk membentuk satuan tugas khusus (task force) untuk menyelesaikan permasalahan di bidang pertanahan. berinvestasi di IKN.

Bambang menjelaskan, satgas bertugas memastikan lahan yang akan ditawarkan kepada investor sudah berstatus bersih dan jernih.

“Jadi yang akan ditawarkan investor adalah lahan yang sudah menghasilkan dan kita tahu harganya,” kata Bambang.

Sejauh ini, sudah ada 209 letter of intent yang diajukan investor kepada Otoritas IKN. Dari 209 LoI tersebut, 36 diantaranya ditandatangani dalam bentuk “non-disclosure agreement”, dimana pembahasan lebih detail karena ada pertukaran data.

Bambang mengatakan, dalam beberapa bulan mendatang, pihaknya akan mengumumkan sejumlah proyek di IKN yang sudah matang bagi pelaku usaha atau pendanaan non APBN.

“Di sana misalnya akan ada rumah sakit bertaraf internasional, juga akan ada sarana pendidikan dan sebagainya yang nantinya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kita semua sebagai tim untuk menciptakan ekosistem,” kata Bambang.

Baca juga:

2/3 lahan untuk pembangunan IKN berupa hutan hujan



Source link

Exit mobile version