28.8 C
Bandung
Senin, Agustus 2, 2021

Lockdown Malaysia, Warga Saling Berbagi Lewat Gerakan #benderaputih

- Advertisement -spot_imgspot_img

Warga Malaysia menggunakan #bendera putih di Facebook sebagai bentuk solidaritas di tengah lockdown akibat lonjakan kasus Covid-19.

Gerakan itu awalnya inisiatif dari segelintir orang di media sosial yang memiliki beberapa paket makanan.

Gerakan itu kemudian meluas dan menginspirasi banyak orang untuk turut berkontribusi meningkatkan jumlah paket makanan, seperti dikutip Malay Mail pada Jumat (2/7).

Beberapa orang lainnya berbagi tips tentang cara aman memberikan bantuan kepada keluarga yang membutuhkan, dengan hanya melakukan pembelian online paket makanan untuk dikirim kepada mereka yang membutuhkan.

Sejumlah restoran juga turut membagi paket makanan.

Makanan Gratis

Selain mereka, ada juga penjual pakaian India yang ikut gabung gerakan #benderaputih. Ia menawarkan perlengkaapan bayi atau bahan makanan yang akan dikirim menggunakan ojek online.

Ada juga kedai makanan membagikan paket sembako gratis melalui foodbank miliknya. Operator restoran mengatakan hampir 2.000 KK mendaftar untuk menerima bantuan tersebut.

Sebelumnya, pada hari Selasa (30/6), operator kedai makanan mengajak siapapun yang lapar untuk datang mengambil makanan tanpa harus mengenakan kemeja putih atau mengibarkan bendera putih.

Dia juga mengatakan makanan itu gratis untuk semua orang tanpa memandang ras, agama, golongan atau pendapatan.

Di hari yang sama, tempat makan pinggir jalan menyilakan siapapun yang tak punya uang dan ingin makan bisa datang ke tempatnya.

Bagi mereka yang malu mengambil tawaran itu, dapat menunjukkan kertas putih atau selembar kain putih.

Ada banyak outlet makanan yang tergabung dalam gerakan #benderaputih.

Salah satu pengguna Facebook, Syed Azmi bahkan telah menghimpun lokasi bank makanan dalam album foto yang diberi judul, “Di mana ada bantuan makanan?” di akun pribadinya.

Menteri Agama Datuk Zulkifli Mohammad juga mengunggah daftar lokasi bank makanan dan hadiah makan siang yang bisa dibawa pulang dari masjid di Kuala Lumpur, Putrajaya dan Labuan.

Biaya Kuliah Gratis

Selain paket makanan, ada juga organisasi nirlaba yang menawarkan biaya kuliah gratis dalam programnya Proyek Didik.

Hand of Education akan memberikan kuliah online gratis setiap minggu kepada siswa yang telah mendaftar untuk mata pelajaran Matematika, Biologi, Kimia, Sejarah, Bahasa Inggris dan Bahasa Melayu.

Namun untuk kategori siswa tertentu harus membayar sebesar 25 ringgit Malaysia atau sekitar Rp87ribu dan 50 ringgit Malaysia atau sekitar Rp174ribu untuk mengganti biaya internet.

Donasi Bersama

Situs #KitaJagaKita yang dikelola para relawan menjadi wadah bagi orang yang ingin berdonasi untuk membantu sesama.

Website itu juga menyediakan daftar bantuan yang bisa di-searching seperti tes Covid-19 gratis untuk penyandang difabel, transportasi gratis vaksin Covid-19 bagi Lansia, serta saluran bantuan konseling, dukungan emosional.

- Advertisement -spot_img
Redaksihttps://seputarpangandaran.com
Seputar Pangandaran adalah media online yang memberikan informasi terpercaya mengenai Kabupaten Pangandaran dengan segala dinamikanya.
Kabar Terbaru
- Advertisement -
Related news
- Advertisement -