Tempe baru saja dinobatkan sebagai Lini Makanan Vegan Paling Lezat dari Taste Atlas. Dari 50 makanan yang ada, tempe menempati urutan keempat setelah zeytoon parvardeh, guacamole dan muhammara.
Tempe memang dikenal sebagai makanan sumber protein yang murah dan mudah ditemukan. Ada banyak cara mengolah tempat, salah satunya dengan menggoreng. Tempe goreng bahkan menjadi salah satu makanan ringan yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Makanan ini juga sering dikonsumsi sebagai menu berbuka puasa.
Namun, menggoreng tempe bisa menyebabkan makanan sehat ini menambah kalori dan lemak lebih banyak, sehingga tidak selalu baik untuk kesehatan Anda.
halaman kutipan HealthReplies.comDalam 100 gram tempe terdapat sekitar 190-200 kalori, 20 gram protein, delapan gram karbohidrat, sembilan gram lemak, 1,4 gram serat, dan 110 miligram kalsium. Selain itu, tempe juga mengandung beberapa nutrisi lain seperti vitamin B, asam folat, seng, tembaga, dan mangan. Tempe juga mengandung lemak sehat yaitu lemak tak jenuh tunggal.
Baca juga:
Mengandung Prebiotik dan Probiotik, Tempe Disebut ‘Makanan Super’
Tempe umumnya memiliki tekstur yang lebih padat dibandingkan produk kedelai lainnya seperti tahu. Karena itu, tempe bisa memberikan lebih banyak protein. Misalnya, jika 100 gram tahu mengandung tujuh gram protein, maka kandungan protein pada tempe bisa mencapai tiga kali lebih tinggi dibandingkan dengan porsi yang sama.
Dibandingkan dengan metode memasak lainnya, menggoreng akan meningkatkan kandungan kalori suatu bahan makanan. Saat digoreng dengan minyak, tempe kehilangan air dan menyerap lebih banyak lemak sehingga kandungan kalorinya meningkat.
Jika digoreng dengan lapisan tepung, kandungan kalori tempe bisa naik hingga sekitar 120 persen. Misalnya, dalam 100 gram tempe yang mengandung 200 kalori, jumlah kalorinya akan meningkat drastis menjadi sekitar 440 kalori setelah digoreng.
Baca juga:
Tempe Mendoan menjadi warisan budaya takbenda Indonesia pada tahun 2021
Sedangkan jika digoreng tanpa tepung, jumlah kalori tempe goreng hanya akan meningkat sekitar 33% atau sekitar 270 kalori.
Untuk mendapatkan manfaat dan kandungan gizi tempe yang optimal, sebaiknya tempe diolah dengan cara ditumis, dikukus, direbus atau dipanggang. Anda juga bisa berkreasi dengan menambahkan tempe ke dalam sup, pepes, atau salad.
Jika ingin tetap digoreng, Anda bisa menggunakan minyak yang lebih sehat seperti minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak kanola. Minyak juga tidak perlu ditambahkan banyak agar tempe tidak terlalu banyak menyerap lemak jenuh. (Dia)
Baca juga:
Kue Tempe untuk Vegetarian





