Larangan Mudik, Penjagaan Akses Pintu Masuk Pangandaran Diperketat

  • Bagikan

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Kepolisian Resor Ciamis Polda Jabar mendirikan Pos Penyekatan akses jalur penghubung pintu masuk ke wilayah hukumnya di bagia Selatan Selatan Jawa Barat di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Pos Penyekatan ini berada di jalur perbatasan Tasikmalaya – Pangandaran, di Dusun Kutakanyere, Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Pelaksanaan pengamanan dan penyekatan ini digelar selama 12 hari dari tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021. Selama 24 jam non stop petugas berjaga di masing-masing Pos Pengamanan dan Penyekatan.

Setiap harinya puluhan personel bersiaga menjaga di Pos Penyekatan dan Pengamanan di wilayah hukum Polres Ciamis. Salah satunya tampak terlihat di Pos Penyekatan Cimerak Perbatasan Tasikmalaya – Pangandaran di wilayah hukum Polsek Cimerak, Selasa, 11 Mei 2021.

BACA JUGA :  Rapat Pleno Penetapan Caleg Terpilih di Pangandaran, Akan Digelar 3 Juli

Pelaksanaan penyekatan kali ini dipimpin oleh Kapolsek Cimerak AKP Budi Purwanto. Puluhan personel gabungan TNI-Polri dan Pemerintah serta Instansi terkait diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang diindikasi hendak melakukan mudik.

AKP Budi Purwanto mengatakan, penyekatan ini dilakukan untuk penegakan aturan dan kebijakan larangan mudik dari Pemerintah Pusat. Dimana larangan mudik dikeluarkan pemerintah guna meminimalisir penyebaran virus corona.

“Bagi para pemudik yang melintas di Pos Penyekatan Cimerak maka kita berikan imbauan dan diminta untuk memutar balikan kendaraannya.

Hasilnya selama penyekatan yang dilakukan hingga pukul 13.00 WIB, tidak ada pengendara yang kami putar balikan karena memang tidak ada indikasi mudik,” katanya.

BACA JUGA :  Ikan Layang Melimpah, Nelayan Tradisional Jaring Arad di Pangandaran Raup Untung

AKP Budi berpesan kepada warga untuk mematuhi kebijakan pemerintah agar tidak melakukan mudik di lebaran tahun 2021.

“Ini dilakukan pemerintah sebagai upaya menekan dan meminimalisir penyebaran virus corona,” ungkapnya.

Selama kegiatan, seluruh personel tetap mempedomani protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari maupun mencegah timbulnya kerumunan.***

  • Bagikan