Connect with us

PEMILU

KPU Pangandaran Buka Rekrutmen KPPS, Ini Besaran Honornya

Published

on

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran membuka pendaftaran untuk calon petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Pemilihan serentak tahun 2020.

Pembentukan dimulai tanggal 1 Oktober sampai 23 November 2020. Sedangkan, penerimaan pendaftaran dilaksanakan pada 7-13 Oktober 2020 bertempat di kantor Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tiap-tiap desa.

Komisioner KPU Pangandaran Divisi SDM-Parmas, Maskuri Sudrajat, mengatakan bahwa proses tahapan rekrutmen petugas KPPS untuk pilkada Pangandaran, akan dimulai tanggal 1-6 Oktober yakni penguman dan penyiapan berkas calon.

“Tanggal 1-6 Oktober, diumumkan melalui website KPU, papan pengumuman di kelurahan, medsos dan siaran lainya,” ujarnya, Jumat (2/10).

Pendaftaran dan pengembalian dokumen calon Anggota KPPS akan dilangsungkan pada tanggal 7-14 Oktober 2020.

Dokumen persyaratan tersebut dapat diantarkan langsung atau dikirim lewat daring kepada Sekretariat PPS setempat di wilayah Kabupaten Pangandaran

“Dan tanggal 7-14 Oktober pendaftaran melalui email, dikirim lewat pos atau diantar langsung ke sekretariat PPS, dan dokumen pendaftaran diserahkan kepada PPS,” jelasnya.

KPU Pangandaran membutuhkan 5.600 petugas, untuk di tempatkan di 800 TPS, setiap tps di butuhkan 7 petugas, kami berharap kepada masyarakat Pangandaran yang memenuhi syarat agar ikut andil dan partisipasi dalam proses pemilihan serentak 2020 untuk menjadi KPPS.

Dalam proses perekrutan KPPS kali ini ada sedikit perbedaan dengan perekrutan KPPS pada waktu Pemilu 2019, yaitu harus menyertakan surat pernyataan sehat dari penyakit penyerta Covid-19.

Dalam tahapannya sebelum di lantiknya KPPS, KPU akan melakukan Rapid Test Covid 19, ini untuk memastikan bahwa petugas KPPS sehat dari covid 19. Hal ini upaya untuk menghindari penyebaran virus corona,

“Jika dalam proses rapid test ada yang terindikasi reaktif, PPS segera menggantinya. Ini ikhtiar kami para penyelenggara agar bencana non alam ini agar segera hilang, dan untuk menghindari klaster penyebaran di tahapan pilkada,” terangnya.

Maskuri juga menjelaskan besaran honor untuk petugas KPPS. Untuk Ketua sebesar Rp.900.000, Anggota sebesar Rp.850.000 dan Petugas ketertiban Rp.650.000.

“Besaran honor ini naik signifikan dari pemilu 2019,” pungkasnya.***

Advertisement
Comments

PEMILU

Pilkada Pangandaran : Ribuan Warga Belum Lakukan Perekaman e-KTP

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM -Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menyoroti banyaknya pemilih yang belum memiliki e-KTP, bahkan belum menjalani perekaman e-KTP.

Bawaslu mencatat ada 3.119 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP, padahal mereka sudah masuk ke dalam daftar pemilih tetap (DPT).

“Lumayan banyak jumlahnya mencapai 3.119 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP. Mereka mayoritas pemilih pemula,” ungkap Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan, Selasa, 24 November 2020.

Iwan mengatakan demi terjaminnya hak politik, maka Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta KPU harus mencarikan solusi atas permasalahan ini.

“Disdukcapil harus kerja ekstra, targetnya jangan sampai mereka kehilangan hak pilih,” kata Iwan.

Sementara itu berkaitan dengan evaluasi pengawasan pelaksanaan kampanye Iwan mengatakan, sejauh ini Bawaslu Pangandaran telah melayangkan 6 teguran tertulis dan 158 teguran lisan atas pelaksanan kampanye yang dilakukan kedua pasangan calon.

“Pelanggaran itu berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan,” kata Iwan.

Sementara ditempat terpisah Kepala Bidang Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pangandaran Tatang Suryana mengatakan, sejak awal tahun 2020 pihaknya telah melakukan percepatan untuk perekaman e-KTP bagi penduduk di Kabupaten Pangandaran dengan meluncurkan program Jempling (jemput keliling).

“Kita lakukan jemput bola ke desa-desa juga ke sekolah untuk melakukan perekaman,” ujar Tatang.

Lanjut Tatang, dari 3.119 orang yang belum melakukan perekaman e-KTP, saat ini tinggal sekitar 900 orang lagi

“Kita akan terus sisir ke desa-desa untuk melakukan jemput bola,” ujarnya.

Dia juga menjelaskan, kendala saat melakukan jemput bola untuk melakukan perekaman e-KTP antara lain karena kurangnya sadar administrasi dari warga serta banyak warga yang berada di luar wilayah Pangandaran.

“Apalagi untuk pemula. Jika biasanya jemput bola ke sekolah, namun sejak pandemi Covid-19 menjadi kendala karena banyak sekolah yang libur,” ungkap Tatang.

Namun dirinya optimis dengan sisa waktu yang ada, perekaman e-KTP akan selesai sebelum pelaksanaan pilkada Pangandaran tahun 2020.***

Continue Reading

PEMILU

Sudah Kampanye di 85 Desa, Juara Optimis Visi Misi Tersampaikan

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Hari pencoblosan Pilkada Pangandaran 2020 dua pekan lagi. Simpati masyarakat terus mengalir kepada pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Jeje Wiradinata – Ujang Endin Indrawan.

Calon Bupati Jeje Wiradinata mengatakan sejak masuk masa kampanye, paslon nomor urut 1 ini telah menyambangi lebih 85 desa. Kehadiran paslon dengan jargon Juara ini selalu disambut euforia warga.

“Realiatas ini menambah energi dan optimisme Jeje – Ujang meraih suara terbanyak di hari pencoblosan 9 Desember mendatang,” ungkap Jeje, usai melakukan kampanye daring di Desa Ciakar, Kecamatan Cijulang, Selasa (24/11/2020).

Meskipun dalam masa pandemi Covid-19, tambah dia, visi misi pasangan calon harus tetap  tersampaikan kepada masyarakat.

Pilkada kata Jeje, adalah momentum memilih pemimpin dengan cara menilai dari visi misinya.

“Ini momentum adu ide dan gagasan antara paslon yang akan memimpin Kabupaten Pangandaran ke depan,” ujar Jeje.

Menurutnya, Paslon harus memiliki visi misi jelas, yang nantinya akan dilaksanakan ketika terpilih dan itu harus tersampaikan karena semuanya untuk kepentingan masyarakat Pangandaran.

Untuk itu, dirinya mengajak masyarakat menentukan pilihan yang tepat pada 9 Desember 2020 mendatang.
***

Continue Reading

PEMILU

KPU Pangandaran Diganjar Penghargaan Tebaik Pengelolaan JDIH

Published

on

SEPUTARPANGANDARAN.COM – KPU RI akan memberikan penghargaan Kepada KPU Kabupaten Pangandaran sebagai KPU Kabupaten/Kota terbaik dalam pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) di Tahun 2020.

Penghargaan “Pengelolaan JDIH Terbaik Tingkat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota” yang diserahkan pada acara Rapat Koordinasi Persiapan Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Gubemur dan Wakil Gubemur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada Kamis, 26 November 2020 mendatang.

Continue Reading

PEMILU

Pilkada Pangandaran 2020 : Sebanyak 2.175 Surat Suara Rusak

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Sortir dan lipat (Sorlip) surat suara Pilkada Pangandaran sudah selesai. Dari proses tersebut ditemukan ribuan surat suara yang mengalami kerusakan.

Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran Maskuri Sudrajat mengatakan jenis kerusakan tersebut diantarnya buram atau tidak jelas dan sebagian karena sobek.

“Kalau yang sobek itu kemungkinan saat proses pelipatan dilakukan. Total surat suara yang rusak mencapai 2.175 lembar,” ungkapnya, Senin (23/11).

Kata dia, surat suara yang rusak tersebut, nantinya akan dimusnahkan, namun untuk waktunya belum ditentukan.

“Kita akan buat dulu berita acara, terkait jumlah kerusakanya, termasuk yang layaknya berapa,” ujarnya.

Untuk sementara surat suara yang rusak itu kini disimpan di gudang KPU bersama surat suara yang dinyatakan layak, dengan penjagaan aparat keamanan.

“Dipastikan tidak akan ada yang menyalahgunakanya,” ungkapnya.

Selain dijaga aparat, kunci gudang juga dibuat tiga buah, yang dipegang oleh KPU, Bawaslu dan aparat kepolisian.”Jadi tidak ada yang bisa masuk selain tiga pemegang kunci tadi,” katanya.

Total surat suara yang disortir sebanyak 331.239 buah dan yang berhasil dilipat sebanyak 329.064 buah.

“Penyortiran ini memakan waktu empat hari dari tanggal 19 November sampai dengan 22 November,” jelasnya.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin mengatakan surat suara yang dicetak sesuai dengan jumlah DPT plus 2 persen dan ditambah cadangan untuk antisipasi Pemungutan Suara Ulang (PSU).***

Continue Reading

PEMILU

Desi Ratnasari Ajak ‘Juarakan’ Pangandaran

Published

on

By

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Barat Desi Ratnasari mengatakan militansi dan kinerja kadernya di lapangan akan membawa kemenangan bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan.

“PAN telah berkomitmen untuk memenangkan pasangan Jeje-Ujang untuk Pangandaran Juara,” kata Desi, Sabtu (21/11/2020) malam di pantai Pangandaran.

Politisi yang juga mantan artis itu sebelumnya menggelar rapat koordinasi dengan seluruh jajaran pengurus PAN di Kabupaten Pangandaran. Hadir dalam kesempatan itu calon Bupati Jeje Wiradinata.

“Ya kami melakukan rapat koordinasi menjelang Pilkada di Pangandaran, sebagai sebuah langkah persiapan untuk menjuarakan Pangandaran,” kata Desi.

Desi mengaku selama ini kepemimpinan Bupati Jeje Wiradinata di Pangandaran telah banyak membawa perubahan positif.

Pembangunan di daerah otonom baru ini berjalan pesat. Kebutuhan dasar masyarakat terlayani dengan baik.

Calon Bupati Jeje Wiradinata mengatakan apresiasi atas dukungan dari PAN di Pangandaran. Menurutnya kebersamaan koalisi partai pengusung akan memantapkan langkahnya untuk menjadi juara di Pilkada Pangandaran.

“Bersama-sama berjuang memenangkan Juara untuk kemudian bersama-sama pula membangun Pangandaran menjadi daerah yang juara,” kata Jeje.

Jeje Wiradinata mengatakan Pangandaran ke depan harus menjadi daerah juara dalam berbagai sektor pembangunan.

“Pemberdayaan ekonomi masyarakat akan menjadi salah satu yang akan kami garap. Masyarakat Pangandaran harus berdaya secara ekonomi dan menjadi tuan di daerahnya sendiri,” kata Jeje.***

Continue Reading

Populer