MerahPutih.com – Longsor terjadi di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (6/3). Akibatnya, 15 orang dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, korban tewas mencapai 10 orang.

Kepala Bidang Kedaruratan Pusat Pengendalian Logistik dan Penanggulangan Bencana BPBD Provinsi Kepri Junainah mengatakan, lima korban ditemukan di Desa Genting dan Pangkalan.

Baca juga

Longsor di kawasan Gunung Lawu menutup jalan Tawangmangu-Sarangan

“Data korban sedang dalam proses pendataan, karena ada masalah putusnya akses komunikasi di Kecamatan Serasan,” ujarnya di Natuna, Selasa (3/7).

Junainah mengatakan, data jumlah korban meninggal akibat longsor di Serasan bisa saja berubah karena proses evakuasi masih berlangsung.

Baca juga

21 Wilayah di Jakarta rawan longsor, sebagian besar di Jakarta Timur

Dia mengatakan kondisi cuaca, medan yang tidak dapat diakses dan gangguan layanan telekomunikasi telah menghambat upaya pencarian dan penyelamatan di daerah yang terkena tanah longsor.

“Cuaca berubah-ubah. Angin masih kencang. Ombaknya tinggi. Lokasinya di pulau yang berbeda dengan pusat pemerintahan Kabupaten Natuna,” katanya.

Junainah mengatakan, petugas dari BPBD, SAR, TNI dan Polri beserta relawan masih berupaya mengevakuasi warga yang terdampak longsor di kawasan Kecamatan Serasan.

Baca juga

Longsor dan longsor di Parepare, 1.345 KK terdampak



Source link