Komunitas Fotografer Bersatu beri dukungan kepada PSI

Komunitas Fotografer Bersatu beri dukungan kepada PSI

Jakarta – Komunitas Fotografer Bersatu memberikan dukungan kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk mengisi beberapa kursi pada parlemen sebagai delegasi rakyat.

"Kami sangat support keberadaan PSI yang dimaksud yang sekarang dengan visi dan juga juga misi di dalam area bawah kepemimpinan Mas Kaesang," kata fotografer senior Darwis Triadi saat menerima kunjungan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Galeri Komunitas Fotografer Bersatu pada Kemang, Jakarta Selatan, Rabu.

Menurut Darwis, PSI mempunyai generasi penerus bangsa dengan kalangan anak-anak muda dalam dalam dalamnya yang dimaksud mana miliki visi melangkah lebih lanjut lanjut berjauhan ke depan.

"Saya melihat peralihan ini begitu smooth kemudian asik. Saya nggak pernah merasakan sebelumnya dan baru sekarang ini," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kaesang mengatakan kunjungannya bersama beberapa orang pengurus PSI ke Komunitas Fotografer Bersatu itu untuk mengenalkan PSI agar tambahan dekat dengan berbagai komunitas masyarakat, termasuk komunitas fotografi.

Selain itu, Kaesang mengaku kedatangannya ke galeri yang dimaksud untuk bernostalgia dan melihat bagaimana keadaan urusan kebijakan pemerintah pada dalam masa lalu, mengingat Darwis Triadi sebagai fotografer senior sudah berpengalaman menangkap momen-momen bersejarah, termasuk dunia politik, pada dalam Indonesia.

Baca juga:  NasDem Buka Kesempatan Dukung Kaesang ke pemilihan gubernur Depok, Ini adalah Pertimbangannya

"Nostalgia aja dan emang dikarenakan dari pak presiden dulu juga pernah difoto pada area sini," tambah putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.

Kaesang telah resmi bergabung juga dideklarasikan sebagai ketua umum PSI menggantikan Giring Ganesha sejak 25 September lalu. Kesamaan visi serta juga pemikiran menjadi hal yang mana mana memacu Kaesang untuk mengambil langkah kritis dengan bergabung ke PSI.

Dia ingin anak-anak muda berintegritas tinggi dalam Indonesia mampu menjadi objek yang digunakan digunakan aktif, bukan pasif, dalam demokrasi. Menurut Kaesang, masa depan Indonesia adalah untuk anak muda, sehingga perlu peran serta generasi muda untuk turun ke masyarakat, mengenalkan diri, lalu juga berpolitik dengan gembira.

Sumber: Antara