
Merah Putih. dengan – Pemilihan anggota DPR, DPRD Provinsi, Kota, dan Kabupaten akan berlangsung pada Februari 2024. Kondisi kelayakan partai yang membawa calon ke Legislatif terus berfluktuasi.
Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, menilai tren kelayakan Partai Amanat Nasional (PAN) meningkat karena kinerja Presiden PAN Zulkifli Hasan yang memuaskan sebagai Menteri Perdagangan.
Baca juga:
Soal capres 2024, PAN merasa lebih nyaman bergabung dengan koalisi partai pemerintah
“Gerakan (kinerja Zulhas) berpengaruh di kalangan pemilih untuk memilih PAN,” kata Burhanuddin.
Salah satu alasan meningkatnya kelayakan PAN adalah berkat kinerja Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan yang berjasa membuat harga bahan pokok relatif stabil sehingga meringankan beban masyarakat.
“Beberapa bidang utama menjadi perhatian dan pekerjaan untuk kepentingan elektoral ini terus berlanjut,” katanya.
Salah satu peningkatan kelayakan PAN terlihat dari hasil Polling Opini Politik (IPO) Indonesia pada Juni lalu, di mana PAN menempati peringkat ketujuh dengan perolehan 5 persen.
“Khusus PAN, dalam pengalaman penelitian kami, cenderung tertinggal dari perolehan suara elektoral yang sebenarnya,” kata Burhanuddin.
Hasil survei Indikator Politik Indonesia 26-30 Mei menunjukkan kelayakan PAN menduduki peringkat kedelapan dengan perolehan 3,1 persen.
Angka ini menunjukkan peningkatan, dimana pada rilis Indikator Politik Indonesia periode 30 April hingga 5 Mei sebelumnya, kelayakan PAN sebesar 2,7 persen.
Baca juga:
Prabowo Subianto mengimbau pimpinan partai untuk setia kepada rakyat





