Indeks

Ketahui 3 Jenis Renovasi – MerahPutih

RENOVASI biasanya dilakukan karena ada masalah yang terjadi pada suatu tempat tinggal. Renovasi semacam itu biasanya ditujukan untuk menyesuaikan kondisi bangunan dengan kebutuhan dan keinginan pemilik rumah.

Mengapa rumah perlu direnovasi? Karena selain faktor kenyamanan, hunian juga harus memenuhi kebutuhan penghuninya. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kenyamanan suatu tempat tinggal sekaligus merespon kebutuhan. Dari segi fungsional, hunian harus mampu mengakomodir rutinitas dan kebutuhan setiap penghuninya.

Sedangkan dari segi estetika, biasanya yang diperhatikan adalah faktor penggunaan material, pemetaan lingkungan, dan lainnya.

Selain fungsi dan manfaat renovasi, banyak yang belum paham apa itu renovasi rumah. Pada dasarnya, menurut jasa konstruksi di Cascalho, renovasi dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

Baca juga:

Meminimalkan dampak kecelakaan konstruksi, Gravel memperkenalkan alat pelindung diri

Pemilik proyek dapat menemukan berbagai keterampilan tukang berdasarkan jenis pekerjaan konstruksi. (Foto: Unsplash/James Kovin)

1. Renovasi total

Renovasi total melibatkan perombakan total rumah atau bagian tertentu dari rumah. Ini melibatkan pekerjaan besar, seperti reformasi struktural, memperbarui sistem kelistrikan dan pipa ledeng, serta mengganti lantai dan dinding. Umumnya ketika pemilik rumah ingin melakukan renovasi besar-besaran, bisa dikatakan renovasi total.

2. Renovasi fungsional

Renovasi fungsional bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi dan efisiensi ruang dengan mengubah tata letak atau fungsi ruangan. Biasanya, perombakan fungsional diperlukan saat penghuni ingin mengubah tata letak bagian mana pun dari rumah mereka, seperti mengubah kamar tidur menjadi kantor atau menggabungkan dapur dan ruang makan.

3. Renovasi estetika

Renovasi kosmetik melibatkan perubahan tampilan dan nuansa rumah tanpa membuat perubahan besar pada struktur atau tata letak ruangan. Ini termasuk pekerjaan seperti mengecat, mengganti langit-langit, memperbaiki lantai ubin, mengganti lemari dan perangkat keras, dan menambahkan ornamen dan dekorasi.


Baca juga:

Nilai kerikil pekerja konstruksi

Setiap tukang memiliki meja kerjanya sendiri. (Foto: Unsplash/James Kovin)

“Secara garis besar, perencanaan renovasi harus mencakup perencanaan penggunaan material dalam konstruksi, perencanaan biaya dan langkah-langkah proses pengerjaan. Hal ini harus dilakukan secara hati-hati agar renovasi dapat tervisualisasikan sebelum proses pengerjaan”, ujar co-founder & CPO Gravel Fredy Yanto.

Dalam proses perencanaan renovasi tentunya pemilik rumah membutuhkan kontraktor perbaikan rumah yang dapat membantu proses perencanaan dan melaksanakan renovasi secara maksimal. Bagian penting dari perencanaan adalah memilih tukang dengan berbagai keahlian untuk keperluan renovasi. (Dia)


Baca juga:

Strategi Gravel menyatukan kepentingan pembangun real estat dan konsumen




Source link

Exit mobile version