BERITA  

Kejari Ciamis, Resmi Tahan Mantan Sekretaris KPU Pangandaran

CIAMIS, (SP) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis resmi menahan mantan Sekretaris KPU Pangandaran berinisial P, yang saat ini menjadi ASN di Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran.

Sebelumnya, Kejari telah menetapkan P sebagai tersangka dalam perkara penyalahgunaan anggaran dana hibah makan minum (Mamin) dan Alat Tulis Kantor (ATK) saat menjabat sebagai sekretaris di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, tahun anggaran 2015.

Kepala Kejari Ciamis Sri Respatini menjelaskan, saat ini perkara penyalahgunaan anggaran dana hibah Mamin dan ATK di KPU Pangandaran tahun anggaran 2015 ini dinyatakan sudah P21 (sudah lengkap).

“Tersangka ditahan, dititipkan di Lapas Ciamis dan secepatnya bisa segera dilimpahkan ke Tipikor Bandung, paling lambat hari Senin.” ungkapnya, Kamis (10/10/2019).

Sri menyatakan, Kejari Ciamis melakukan penahanan terhadap eks Sekretaris KPU Pangandaran ini berdasarkan surat perintah penahanan.

Alasannya, kata Sri, tindak pidana tersebut ancamannya 20 tahun lebih. Sehingga dikhawatirkan akan melarikan diri dan mengulangi perbuatannya.

Baca juga:  Oknum Guru SD di Pangandaran, Cabuli Tiga Muridnya

“Jadi kami lakukan penahanan, aturan ini mengacu pada Pasal 21 KUHP,” terangnya.

Diketahui, tersangka P diduga telah menyalahgunakan dana hibah Mamin ATK KPU Pangandaran pada Pilkada 2015.

Modus tersangka dengan memerintahkan para kasubag untuk menyisihkan anggaran Mamin ATK tersebut.

“Berdasarkan kerugian negara dari perhitungan BPKP sebanyak Rp148 juta. Dari total anggaran Mamin sebesar Rp500 juta. Meski sudah ada pengembalian tapi tidak menghapus perkara. Mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk meringankan,” sebutnya.

Tersangka P, lanjut Sri, diancam Pasal 27 jo Pasal 18 jo Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.