Kasus Covid-19 Meningkat, PMII Pangandaran Gelar Doa Bersama Virtual
Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pangandaran menggelar Doa bersama secara virtual yang dilaksanakan pada Minggu (04/07/21).
Kegiatan itu dilakukan karena merasa prihatin dengan meningkatnya kasus Covid 19 di Kabupaten Pangandaran.
Ketua PMII Pangandaran Yusup sidik mengatakan, jumlah warga yang meninggal karena terpapar virus Covid 19. Hal ini membuat mahasiswa yang tergabung di PMII merasa tergerek dan terpanggil untuk menggelar doa bersama virtual.
Dengan diterapkannya kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat oleh pemerintah, maka menurutnya sudah semestinya seluruh warga patuh pada aturan agar penularannya tidak terus meningkat.
“Selain berdoa agar virus ini tak terus berkembang, diberi keselamatan dan perlindungan dari Tuhan yang Maha Esa, kita juga harus memaksimalkan ikhtiar dengan menjaga imunitas agar tetap stabil. Apalagi sekarang musim pancaroba dimana sangat mudah terserang berbagi penyakit,” ungkapnya.
“Kita semua harus bahu-membahu dan saling mengingatkan, pentingnya memutus penularan virus Covid 19 agar sektor ekonomi, pendidikan dan sektor lainnya bisa kembali normal,” ungkap Yusup.
Menurutnya, untuk mengatasi peningkatan kasus Covid 19 ini tak bisa dilakukan sendirian, melainkan setiap stakeholder harus bekerjasama dalam melakukan pencegahan mulai Satgas Covid-19 di Kabupaten Pangandaran hingga di tingkat bawah.
“Tak cukup oleh Satgas, kami mengajak masyarakat untuk bersama melawan Covid 19 agar segera keluar dari pandemi ,’ kata Yusup.
Menurut PMII, lanjut Yusup, Kebijakan PPKM darurat ini tak akan efektif menekan penyebaran Covid 19, jika tak ada pengawasan ketat Satgas Covid-19 kabupaten sampai tingkat RT.
“Sebesar apapun anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk menekan penyebaran virus ini sulit untuk berhasil jika kita kurang kesadaran secara kolektif,” tegasmya.
“Semoga kebijakan PPKM darurst ini bisa menekan angka penyebaran covid 19 dan masyarakat tak panik dengan meningkatnya angka kasus Covid. Mari kita hadapi virus ini dengan tenang dan mematuhi kebijakan PPKM,” pungkasnya.***


