Kapolri Mutasi 437 Personel Ada 7 Kapolda, 3 Pejabat Utama Mabes Polri, dan 77 Penyegaran
Kapolri Jend. Pol. Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan empat telegram berisi daftar mutasi 473 pejabat, mulai dari perwira senior, perwira menengah, dan perwira pertama. Dengan perputaran yang masif tersebut, banyak posisi strategis di Korps Bhayangkara yang diisi oleh orang-orang baru.
Termasuk Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran. Fadil Imran dimutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST: 713/III/KEP./2023, yang ditandatangani Wakapolri Komjen Pol. Gatot Eddy Prabowo atas nama Kapolri pada 27 Maret 2023.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo membenarkan adanya empat telegram dari Kapolri soal pemindahan tersebut. “Ada empat kabel transfer tertanggal 27 Maret 2023. Total ada 473 pegawai,” kata Dedi di Jakarta, Rabu (29/3).
Empat kabel serah terima itu, kata dia, ST/712/KEP./2023 berisi delapan mutasi personel, ST/713/KEP./2023 tentang 155 mutasi personel, ST/714/KEP./2023 tentang 193 mutasi personel dan ST /715 /KEP./2023 pergantian 117 pegawai.
Pada ST/713/KEP./2023, Fadil Imran dimutasi sebagai Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri menggantikan Irjen Pol. Arief Sulistyanto yang memasuki usia pensiun.
Kemudian Jenderal Pol. Listyo Sigit Dilantik Irjen Pol. Karyoto sebagai Kapolda Metro Jaya setelah menjadi Pejabat Tinggi (Pati) Bareskrim Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Selain itu, mantan Kapolda Kabupaten dan Kota Bogor, Jawa Barat, Brigjen Pol. Suyudi Ario Seto dimutasi sebagai Wakil Kepala Polda Metro Jaya.
Nama-nama perwira Polri lainnya yang dimutasi adalah Komjen Pol. Rycko Amelza Daniel, Kepala Pusdiklat Polri, dipindahtugaskan ke Detasemen 88 Antiteror Polri Pati untuk persiapan penugasan struktural eksternal dan diangkat menjadi Komjen Pol. Purwadi Arianto sebagai Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Beberapa kepala polisi setempat dipindahkan, termasuk Irjen Polisi. Agus Nugroho menggantikan Irjen Pol. Rudy Sufahriadi sebagai Kapolda Sulteng, kemudian Rudy Sufahriadi menjadi Pati Pusdiklat Polri untuk persiapan penugasan di luar kerangka.
Kemudian Irjen Pol. Agnesta Romano Yoyol menggantikan Irjen Pol. Helmy Santika sebagai Kapolda Gorontalo dan Helmy diangkat sebagai Kapolda Lampung; Irjen Pol Akhmad Wiyagus dimutasi menggantikan Irjen Pol. Suntana sebagai Kapolda Jabar, sedangkan Suntana diangkat menjadi Pati Baintelkam Polri dalam rangka penugasan di luar kerangka; serta Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Pipit Rismanto dilantik sebagai Kapolda Kalbar.
Mantan Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinda yang sebelumnya menjabat sebagai Pakar Sosial Budaya Kapolri dilantik menjadi Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
“Yang menerima mutasi adalah tujuh kapolda, tiga perwira tinggi Mabes Polri, 77 pegawai updet,” jelas Dedi.
Selain itu, juga dilakukan mutasi penempatan 72 pegawai Polri ke Diklat Pengembangan Pimpinan Tinggi (Dikbangpimti), 88 pegawai Dikbangpimti, 11 pegawai misi khusus, 36 pegawai pensiun dan tiga pegawai evaluasi jabatan.
