Merah Putih. dengan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap kunjungan ke Australia dan Papua Nugini (PNG) ini dapat meredam konflik dan keresahan sebagian kalangan.

“Saya berbicara dari hati ke hati secara informal, jadi saya berharap kunjungan ke kedua negara dapat mengurangi konflik dan keinginan tertentu,” kata Jokowi menjawab pertanyaan Antara di Jayapura, Jumat.

Baca juga:

Presiden Jokowi meresmikan karnaval jalanan Papua

Presiden seusai pembukaan Papua Street Carnival yang dipusatkan di area kantor Dok II Provinsi Jayapura itu mengatakan kunjungannya ke Australia dan PNG harus meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi khususnya pertambangan, industri dan streaming atau hilir. serta bagaimana menjalin hubungan baik dengan kedua negara.

“Apapun itu, baik negara Australia maupun PNG sangat berpengaruh di kawasan kita,” kata Jokowi.

Sementara itu, peneliti Fakultas Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih Mariana Buinay secara terpisah mengakui, kunjungan Presiden Jokowi ke Australia dan PNG memberikan gambaran kepada teman-teman yang bergerak dengan ideologinya sendiri karena ingin keluar dari NKRI. .dari Indonesia atas dasar keadilan, pelanggaran hak asasi manusia dan hak asasi manusia, dan prospek perjuangan ke depan.

Baca juga:

Kondisi Presiden Jokowi pascagempa mengguncang Jayapura

“Kelompok ini akan melihat apakah Indonesia mampu menciptakan keadilan dengan menjalin kerja sama dengan Australia, misalnya di bidang pengembangan sumber daya manusia atau kerja sama di bidang ekonomi,” ujarnya.

Begitu pula dengan kunjungan balik ke PNG, kata dia, akan berdampak pada proses kesejahteraan yang lebih baik, termasuk dari segi pendidikan dan ekonomi di Papua.

“Mereka akan memikirkan perjuangannya, apakah mempertahankan ideologinya atau mengubah strategi ke depan, misalnya memperjuangkan keadilan bukan melalui separatis, tetapi berpartisipasi dalam pendidikan dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi di daerah masing-masing,” kata Mariana.

Baca juga:

Jokowi tak mau terlihat bungkam soal pembebasan pilot udara Susi



Source link