Merah Putih. dengan – Penyebaran COVID-19 mulai meningkat. Selain itu, dorongan tersebut menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1444 H. Presiden Joko Widodo juga angkat bicara terkait ancaman tersebut. Dia mengingatkan penderita flu dan demam untuk memakai masker.

“Saya minta yang sakit flu atau demam pakai masker, yang punya penyakit penyerta pakai masker, dan kalau ketemu orang tua juga harus pakai masker,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor. Rabu (19/4).

Baca juga:

2 kasus varian Arcturus COVID-19 terdeteksi di Indonesia


Jokowi juga mengimbau masyarakat akan pentingnya vaksinasi COVID-19, baik dosis pertama maupun booster kedua.

“Jangan merasa aman, jadi jangan menambah vaksinasi yang direkomendasikan pemerintah,” katanya.

Jokowi juga meminta orang sakit untuk memakai masker. Selain itu, ia juga meminta warga untuk tidak lupa mencuci tangan setelah beraktivitas.

Kementerian Kesehatan mencatat total dosis pertama vaksinasi COVID-19 mencapai 203,83 juta dosis atau lebih dari 86% populasi.

N

Namun vaksinasi dosis kedua baru mencapai 174,86 juta orang atau kurang dari 75% populasi.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: 80% lansia meninggal akibat vaksinasi COVID-19

Perolehan dosis booster pertama lebih rendah lagi, yakni hanya 68,72 juta dosis atau 37,85 persen dari populasi.

Baca juga:  Novak Djokovic Akui Kalah Dari Petenis Yang Lebih Apik Di Dubai

Sedangkan yang mendapat suntikan booster kedua masih di bawah 2% dari jumlah penduduk atau mencapai 3,13 juta orang.

Per Rabu, 19 April 2023, terdapat 9776 kasus aktif akibat virus corona COVID-19 di Indonesia.

Dengan angka tersebut, Worldometer menempatkan jumlah kasus aktif di Indonesia masuk dalam 20 besar di Asia.

Posisi Indonesia hari ini turun dari hari sebelumnya yang berada di peringkat 21, yang berarti mengalami penurunan dari segi jumlah, sementara beberapa negara lain mengalami peningkatan. (Knu)

Baca juga:

157 Pasien COVID-19 Dirawat, BOR dari Rumah Sakit Rujukan di Jakarta Naik 1%



Source link