MerahPutih.com – Jamaah haji Indonesia di Arab Saudi secara bertahap akan kembali ke tanah air. Setelah fase Armina berakhir, jemaah gelombang 1 yang telah menyelesaikan rangkaian Tawaf Ifadah dan Tawaf Wada hari ini mulai bersiap meninggalkan Tanah Suci untuk kembali ke tanah air.

“Jadwal kepulangan jemaah gelombang 1 dimulai pada 4 Juli 2023 besok. Mereka akan diterbangkan ke Indonesia dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah,” jelas juru bicara PPIH Pusat Ahmad Fauzin dalam keterangan pers di Media Center Haji (KIA) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (3/7).

Baca juga:

Puan: Fasilitas dan kemudahan penyelenggaraan haji 2023 menjadi penilaian bersama

Dua hari sebelum pulang, barang bawaan jemaah ditimbang di hotel masing-masing.

Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan bagasi menggunakan X-Ray Multiview yang dapat mendeteksi barang-barang terlarang termasuk air Zamzam.

Menurut Fauzin, 6.961 orang atau 18 kloter penerbangan akan berangkat ke Indonesia pada 4 Juli 2023 besok.

Baca juga:

Demokrat menyambut baik rencana Anies mengumumkan calon setelah haji

Fauzin mengatakan, jemaah akan kembali ke Indonesia setelah selesai Ifadah Tawaf untuk memastikan bahwa mereka telah menunaikan Wada Tawaf.

Menurutnya, Tawaf Wada’ adalah tawaf perpisahan yang dilakukan sebelum jamaah haji meninggalkan Mekkah.

‘Tawaf Wada’ adalah wajib. Mereka yang keluar dikenakan penyembelihan kambing (menurut Syafi’iyah, Hanafiyah dan Hanabilah). Menurut Imam Malik, Dawud dan Ibnu Munzir, Tawaf Wada’ itu sunnah,” katanya. (Knu)

Baca juga:

Timwas DPR mengungkap sejumlah temuan terkait penyelenggaraan haji



Source link