Jelang Penerapan New Normal, Pasien Positif Corona di Pangandaran Bertambah

  • Whatsapp

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Ditengah persiapan penerapan new normal di Kabupaten Pangandaran, pasien konfirmasi positif Covid 19 malah bertambah.

Hasil tes swab yang diterima gugus tugas COVID-19 Kabupaten Pangandaran pada Kamis (28/5/2020), menunjukan seorang pria berusia 47 tahun warga Desa Karangsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran positif COVID-19.

Bacaan Lainnya

Pasien positif 03 Pangandaran itu adalah seorang pemudik dari Jakarta. Dia pulang ke Pangandaran pada 4 Mei 2020. Kemudian menjalani isolasi khusus di gedung SMP Negeri 2 Padaherang.

Pada tanggal 16 Mei 2020, pasien berinisial S itu menjalani tes swab massal yang dilakukan Pemkab Pangandaran.

Kemudian karena masa karantina 14 hari sudah selesai, pada tanggal 18 Mei 2020 dia pulang ke rumahnya, kendati hasil swab belum keluar.

“Nah baru hari ini, hasil swab kami terima dan hasilnya positif. Lamanya waktu menunggu hasil tes swab lagi-lagi menjadi kendala. Sehingga pasien sempat pulang ke rumahnya dan berinteraksi,” kata Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, melalui sambungan telepon, malam ini.

Jeje menjelaskan kondisi fisik pasien relatif sehat atau orang tanpa gejala. Saat ini pasien sudah dibawa ke RSUD Pandega untuk menjalani isolasi. Sementara tim gugus masih melakukan penelusuran kontak.

“Keluarganya sudah diisolasi, kalau untuk lingkungan atau tetangga masih dilakukan penelusuran,” kata Jeje.

Kasus pasien positif 03 ini sebelumnya diisolasi di tempat yang sama dengan pasien 02, yakni di gedung SMPN 2 Padaherang, walaupun menempati ruangan yang berbeda. Atas kejadian tersebut tim gugus tugas segera melakukan sterilisasi lokasi.

“Dengan kejadian ini kami semakin fokus untuk melakukan tes swab kepada seluruh pemudik yang menjalani isolasi khusus,” kata Jeje.

Dia juga mengatakan akan semakin ketat melakukan penjagaan di pos perbatasan.

“Ini menjadi bukti bahwa pemudik atau pendatanglah yang menjadi carrier virus Corona ke Pangandaran. Pokoknya siapapun tidak boleh masuk wilayah Pangandaran kalau tidak bisa menunjukkan surat keterangan sehat. Penjagaan perbatasan harus semakin ketat,” kata Jeje.***

Pos terkait