Indeks

Jangan Berlebihan dengan Sifat Defensif

FITUR Defense atau pertahanan diri memang perlu dilakukan, namun jangan berlebihan. Sekilas, bersikap defensif mungkin tidak masalah. Tetapi jika Anda melakukan ini terus menerus, itu dapat berdampak negatif pada kehidupan Anda.

Biasanya, sikap defensif muncul ketika seseorang merasa malu, tidak nyaman, takut, cemas, atau marah karena disalahkan dan dikritik. Selain itu, respons defensif terkadang juga merupakan tanda gangguan kesehatan mental tertentu seperti gangguan kepribadian atau gangguan makan.

Pembelaan diri tidak mudah dikenali. Beberapa orang yang memiliki sikap ini mungkin baru menyadarinya ketika diingatkan oleh orang lain di sekitarnya.

Namun, ada beberapa perilaku yang bisa menandakan bahwa Anda memiliki sikap defensif, yaitu langsung berhenti dan tidak mau mendengarkan kritik yang disampaikan orang lain. Seseorang juga berusaha untuk membenarkan tindakan yang dilakukan oleh dirinya sendiri.

Baca juga:

4 tanda zodiak paling protektif dan defensif

Pahami perasaan Anda. (Foto: Unsplash/Giulia Bertelli)

Jika sikap defensif selalu dijadikan senjata pertahanan diri, bukan tidak mungkin orang tersebut selalu berakhir dengan perasaan tidak cocok dengan siapa pun dan tidak mampu berpikir dan melihat sisi positif kehidupan.

Perilaku ini juga dapat menimbulkan perdebatan dan konflik dengan orang lain yang pada akhirnya dapat merusak hubungan dan hilangnya empati. Faktanya, orang yang defensif bisa mendapatkan perawatan pemblokiran dari orang-orang di sekitar mereka.

Ada beberapa cara untuk menghilangkan perilaku defensif seperti dilansir laman tersebut HealthReplies.com.

Kenali dan akui perilaku defensif

Mengakui perilaku buruk memang tidak mudah. Namun, jika Anda berhasil melakukannya, itu berarti Anda benar-benar ingin menghilangkan sikap ini di dalam diri Anda. Coba pahami contoh sikap defensif yang dijelaskan, lalu lihat apakah perilaku tersebut ada pada diri Anda atau tidak.

Baca juga:

5 Zodiak Ini Sulit Mengakui Kesalahan, Benarkah?

Meningkatkan harga diri. (Foto: Unsplash/Jackson David)

mengerti perasaanmu

Merasa malu, takut, atau sedih saat dikritik adalah hal yang wajar. Jadi berlatihlah memahami bagaimana perasaan Anda ketika Anda dikritik. Cara ini justru bisa mencegah Anda bersikap defensif.

Hindari bertindak berdasarkan perasaan saat dikritik

Setelah Anda bisa memahami perasaan Anda, Anda tidak perlu bertindak berdasarkan perasaan itu untuk membela diri, oke. Sebaliknya, tenangkan diri sejenak sebelum berbicara atau bertindak.

Meningkatkan harga diri

Jika Anda cenderung defensif, cobalah untuk meningkatkannya. harga diri atau kepercayaan diri. Harga diri dapat dibangun dengan mengakui hal-hal yang dikuasai, bersikap baik pada diri sendiri, berpikir positif dan melakukan hal ini pembicaraan diri yang positif. (Dia)


Baca juga:

4 tanda zodiak paling protektif dan defensif




Source link

Exit mobile version