Jaleswari Ungkap Isu Perempuan Bakal Dibawakan Ganjar dalam Debat Ketiga Pilpres 2024
SEPUTARPANGANDARAN.COM, JAKARTA – Deputi Kantor Staf Presiden Area Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan, lalu Hak Asasi Manusia (HAM) Jaleswari Pramodhawardani, mengungkap capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo akan datang menyampaikan pandangannya terkait keberpihakannya pada perempuan.
Seperti diketahui, pada debat ketiga Pilpres 2024 mengambil tema seputar pertahanan, keamanan, hubungan internasional, geopolitik, globalisasi, serta urusan politik luar negeri.
“Topik debat capres kali ini terkesan berjauhan dari isu perempuan. Namun sebetulnya Ganjar-Mahfud memasukkan isu kejahatan kekerasan seksual, aktivitas pidana perdagangan orang, serta bicara nasib mengenai Pekerja Migran Indonesia,” kata perempuan yang digunakan akrab dipanggil Dani ini, Hari Minggu (7/1/2024).
Keberpihakan Ganjar pada perempuan juga bukanlah hanya saja skala nasional, namun internasional. Menurut Dani, tindakan yang dimaksud menjadi bentuk ke seriusan Ganjar-Mahfud di isu perempuan.
“Soal perdamaian dalam wilayah konflik, di area palestina maupun kekerasan pada Daerah Gaza yang digunakan semua korbannya adalah perempuan dan juga anak-anak juga akan ditekankan Mas Ganjar. Ini adalah bentuk keseriusan terhadap persoalan perempuan juga anak kemudian kelompok inklusi lainnya,” ujarnya.
Dani juga mengatakan, pada debat nanti malam, Ganjar-Mahfud mempunyai acara unggulan yang mana tak dipikirkan oleh pasangan calon (paslon) lain. “Sebagai anak polisi berpangkat rendah, Mas Ganjar paham betul kesulitan-kesulitannya. Proyek Kuliah Gratis Anak TNI kemudian Polri akan yang digunakan menjamin lebih tinggi berbagai anak TNI dan juga Polri bergelar sarjana untuk meningkatkan dunia usaha keluarga,” jelas Dani.
Dani diketahui juga menjabat sebagai Deputi Inklusi Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. Tim yang dimaksud terdiri dari banyak perempuan pemimpin, yang memiliki visi misi untuk merangkul kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, serta publik adat.
“Kami berjanji untuk menciptakan lingkungan yang dimaksud membantu kesetaraan gender, menjamin perempuan memiliki akses penuh terhadap pendidikan, pekerjaan kemudian tentu cuma kebijakan politik,” ucap Ganjar ketika meresmikan dibentuknya kelompok inlusi TPN, 17 November 2023.
