Ini Tiga Poin yang Akan Digarap Pemkab Pangandaran, Pasca Kunker ke Jateng dan Jatim

  • Bagikan

SEPUTARPANGANDARAN.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah melakukan kegiatan kunjungan kerja ke beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur pekan lalu dengan melibatkan DPRD, SKPD terkait serta para pelaku usaha UMKM yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Adapun sasaran dalam kunjungan kerja tersebut yakni belajar tentang pemberdayaan UMKM, pegolahan sampah, peningkatan pendapatan dan pajak daerah serta pariwisata.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata memimpin rapat evaluasi, pasca kunjungan kerja ke Jawa Tengah dan Jawa Timur pekan lalu, yang melibatkan DPRD, SKPD terkait serta para pelaku usaha UMKM.

Rapat digelar bersama peserta yang mengikuti kunjungan kerja, di ruang kerja Bupati, Rabu 7 April 2021 siang tadi.

Adapun yang menjadi fokus pembahasan yakni tentang pemberdayaan UMKM, pengolahan sampah dan pengelolaan pajak daerah.

Usai rapat, Bupati Jeje Wiradinata menjelaskan dari hasil kunjungan kerja atau studi banding ke sejumlah daerah pekan lalu, untuk sementara difokuskan kepada bagaimana upaya pemberdayaan UMKM, pengolahan sampah dan peningkatan pendapatan dan pajak daerah.

Dari hasil kunjungan kerja, kata Jeje, ada beberapa poin yang akan diterapkan di Pangandaran yakni pemberdayaan UMKM pemerintah daerah akan membangun gedung untuk sentra UMKM pusat oleh-oleh dari Pangandaran.

Pembangunan rencananya akan dibangun pada tahun anggaran 2022 dan nantinya dikelola oleh koperasi.

“Lokasi pembangunan sentra UMKM berada di kawasan Kampung Turis di Pamugaran. Disitu kan selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Nanti kita desain yang bagus supaya ada daya tariknya. Semua hasil produk pelaku UMKM kita simpan di gedung Sentra UMKM, supaya kita juga bisa melihat mana kemasan yang kurang bagus, nanti kita perbaiki,” kata Jeje.

“Tapi kita sediakan juga toko UMKM mart  supaya pengunjung yang mau beli diarahkan kesitu. Kita juga buatkan dapur kemasan dan laboratoriumnya untuk menjamin produk UMKM kita aman dikonsumsi. Kebetulan ada program bantuan dari kementerian melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” sambungnya.

Lalu soal pengolahan sampah, lanjutnya, untuk sementara akan dibangun TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) di Cikembulan dan di TPA Purbahayu yang bisa menangani sampah di kawasan wisata dan pemukiman.

“Untuk sementara kita buat dulu dua TPST untuk tempat pemilahan sampah dan memproduksi pupuk,” katanya.

Sementara untuk meningkatakan pendapatan dan pajak daerah, menurut Jeje, perlu adanya pemisahan kelembagaan khusus menangani pendapatan dan pajak daerah yang saat ini masih menginduk ke Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Nanti kita pisah kelembagaannya menjadi sebuah Badan khusus untuk menangani pendapatan dan pajak daerah supaya fokus. Itu sedang kita usulkan ke Pusat. Kalau soal wisata, Pangandaran lebih bagus ketimbang tempat wisata yang kita kunjungi kemarin. Tinggal gimana memolesnya agar ramai dikunjungi wisatawan,” kata Jeje.***

1 Pembaca
  • Bagikan