PANGANDARAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan sebagai Bupati Pangandaran periode kedua, dirunya akan fokus pada dua komitmen penting.

Pertama kata Jeje, dirinya akan fokus untuk merealisasikan janji politik selama kampanye pada Pilkada Pangandaran 2020 lalu.

“Saya akan all out mengabdikan diri bagi masyarakat Pangandaran dengan berupaya sekuat tenaga membangun dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jeje, disela-sela kegiatan syukuran yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, di Pantai Madasari, Sabtu (13/3/2021).

Kemudian yang kedua, terang Jeje,
karena ini jadi periode terakhir dirinya menjadi Bupati Pangandaran, maka untuk persiapan tahun politik 2024 mendatang akan terus membesarkan partai, PDI Perjuangan.

Suksesi Kepemimpinan

Jeje juga mengatakan, akan membuka lebar kompetisi kader di internal partainya.

“Kader yang berniat maju menjadi anggota DPRD dan Bupati juga Wakil Bupati kami persilahkan bekerja dari sekarang,” kata Jeje.

Jeje menambahkan, untuk tahun politik 2024 dirinya akan total membesarkan mesin partai karena tidak bisa lagi mencalonkan sebagai Bupati Pangandaran atau Wakil Bupati Pangandaran karena sudah dua periode.

Saat ini, tambahnya, banyak dorongan dari berbagai pihak yang menyarankan istrinya yaitu Ida Nurlaela agar maju menjadi Bupati atau Wakil Bupati Pangandaran pada tahun politik 2024 mendatang.

“Namun setelah bermusyawarah, seluruh keluarga sepakat untuk tidak mengambil kesempatan tersebut.”

“Istri saya akan fokus mengurus saya, anak dan cucu, kami sepakat memberikan kesempatan kepada yang lain untuk jadi Bupati dan Wakil Bupati kepada seluruh kader partai,” tegasnya.

Jeje menerangkan, tentu pada periode selanjutnya akan memberikan kesempatan kepada Wakilnya saat ini yaitu Ujang Endin Indrawan.

“Saya ini politisi, Wakil saya Pak Ujang Endin Indrawan mantan birokrat, tentu perlu penyesuaian agar nanti terbiasa dengan jabatan politik,” terang Jeje.

Kurang lebih dua puluh lima tahun Jeje Wiradinata menjadi kader dan pengurus PDI Perjuangan, banyak pengalaman yang dirasakan.

“Jangan berpikir hari ini PDI Perjuangan besar di Pangandaran, tetapi bagaimana caranya kedepan PDI Perjuangan menjadi Partai yang selalu berjalan bersama rakyat dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” jelasnya.

Bagi Jeje, perjuangan di partai memerlukan pengorbanan pikiran, waktu dan tenaga.

“Maka bagi kader PDI Perjuangan tanamkan sikap disiplin mulai sekarang jika ingin berkarir melalui jalur partai.” tegas Jeje.***