Indonesia Batik and Craft Festival 2023, Bandung Tak Sebatas Pelestarian Batik

INDONESIA Batik and Craft Festival 2023 dibuka di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung, Rabu (2/7/2023). Festival ini bertujuan untuk melestarikan batik dan kerajinan dimeriahkan puluhan stan perajin batik, tenun, bordir, kerajinan tangan, hingga beberapa UMKM di bidang Kuliner.

Selain itu, fashion show, pertunjukan musik live, demo make-up, talkshow, hingga seminar bisnis, menjadikan festival ini paripurna.

Baca Juga:

Jangan Sampai Keliru, Ketahui Perbedaan Jenis Batik

bandung
Indonesia Batik and Craft Festival digelar di Graha Manggala Siliwangi, Kota Bandung. (Humas Jabar)

Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Barat Lina Marlina Ruzhan mengatakan, festival yang berlangsung di awal pekan lalu diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pengrajin dan pelaku industri kreatif. Tentu saja untuk memamerkan dan memasarkan produk- produknya.

“Harapannya tentu saja dengan event seperti ini mudah-mudahan menjadi salah satu terbukanya peluang kesempatan yang punya produk bisa memamerkan produknya secara langsung,” jelas Lina Marlina.

Di samping itu, event gratis ini jadi peluang bagi para pencinta batik, tenun, bordir, kerajinan tangan, dan produk- produk kreatif berburu barang-barang unik, khas, bahkan yang langka di pasaran.

Baca juga:  Adu Tajam 3 Striker Timnas Indonesia di FIFA Matchday Maret, Siapa yang Terbaik?

Sehingga event ini menjadi sarana mempertemukan perajin dan pencinta produk kreatif sekaligus. Dengan begitu transaksi jual beli secara offline di festival seperti ini dapat menghadirkan keseruan tersendiri. Meski pun metode berbelanja secara online kini juga digandrungi masyarakat.

Baca Juga:

Mengapa Pakai Batik di Hari Jumat?

batik
Dimeriahkan puluhan stan perajin batik, tenun, bordir, kerajinan tangan. (Pexels/rizky-rafael)

“Pemerintah selalu berupaya bergandengan tangan dengan semua pihak demi membangkitkan laju perekonomian rakyat,” katanya.

Selanjutnya, Lina berharap pula event pameran ini terus berlangsung secara berkesinambungan. “Hingga dapat berlangsung di seluruh kota/kabupaten, banyak teman kita punya produk bingung mau memasarkan di mana,” kata Lina.

“Karena ada kepuasan sendiri belanja langsung secara offline, meski belanja online kini jadi kebiasaan masyarakat,” pungkasnya. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Tips Merawat Kain Batik agar Warnanya Tetap Cantik



Source link