Pangandaran – RSUD Pandega Pangandaran terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Berdasarkan hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Semester I Tahun 2025, RSUD Pandega Pangandaran memperoleh nilai IKM sebesar 82,85 dengan kategori BAIK.
Dengan nilai tersebut, mutu pelayanan rumah sakit berada pada kategori B atau “Baik”, yang berarti kinerja pelayanan dinilai memuaskan oleh mayoritas pengguna layanan.
Rincian Penilaian Unsur Pelayanan
Survey dilakukan dengan menilai sembilan unsur pelayanan, yang meliputi persyaratan, mekanisme, waktu, biaya, produk layanan, kompetensi, perilaku pelaksana, penanganan pengaduan, serta sarana prasarana.
Adapun unsur penilaian adalah sebagai berikut:
Persyaratan: 82,5
Sistem, Mekanisme, dan Prosedur: 82,25
Waktu Penyelesaian Pelayanan: 80,25
Biaya/Tarif: 86,5
Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan: 81
Kompetensi Pelaksana: 82,75
Perilaku Pelaksana: 83,75
Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan: 89
Sarana dan Prasarana: 85,75
Dari hasil tersebut, aspek penanganan pengaduan, saran, dan masukan mendapatkan nilai tertinggi dengan skor 89. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat menilai RSUD Pandega Pangandaran responsif dalam menindaklanjuti setiap keluhan serta masukan dari pasien dan keluarga pasien.
Sementara itu, unsur waktu penyelesaian pelayanan menjadi aspek dengan nilai terendah, yaitu 80,25. Hasil ini akan menjadi perhatian serius bagi manajemen rumah sakit agar dapat mempercepat proses pelayanan tanpa mengurangi kualitas yang diberikan.
Komitmen RSUD Pandega Pangandaran
Direktur RSUD Pandega Pangandaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan penilaian jujur melalui survey ini. “Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat Pangandaran, baik pasien maupun keluarga, yang telah menggunakan layanan kesehatan di RSUD Pandega. Hasil survey ini sangat penting bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan mutu pelayanan,” ujarnya.
Lebih lanjut, manajemen rumah sakit berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya pada aspek yang dinilai masih perlu perbaikan. Peningkatan efisiensi waktu pelayanan, pemeliharaan sarana dan prasarana, serta penguatan kompetensi tenaga kesehatan akan menjadi prioritas di semester berikutnya.
Harapan ke Depan
RSUD Pandega Pangandaran menegaskan bahwa hasil SKM bukan sekadar angka, tetapi menjadi bahan evaluasi berharga dalam menciptakan pelayanan yang lebih ramah, cepat, dan profesional. Rumah sakit ini juga bertekad menjaga kepercayaan masyarakat dengan terus berinovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan fasilitas kesehatan yang memadai.
Dengan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat 82,85, RSUD Pandega Pangandaran berhasil membuktikan bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan harapan masyarakat, meski masih terdapat ruang untuk peningkatan.
“Kami akan selalu berusaha memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Semoga masyarakat Pangandaran selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan,” tutup pihak manajemen RSUD Pandega Pangandaran.





