Berita tenis: Setelah mempertahankan gelar Qatar Terbuka di Doha, petenis nomor 1 dunia Iga Swiatek telah tiba di Dubai untuk berpartisipasi dalam Kejuaraan Tenis Dubai 2023.
Musim lalu, petenis Polandia itu hanya mencapai babak 16 besar Kejuaraan Tenis Dubai. Tetapi setelah kalah dari petenis Latvia Jelena Ostapenko, dia mengakhiri rekor kemenangan beruntun 37 pertandingan, kemenangan beruntun terpanjang di abad ke-21.
Berbicara pada konferensi pers sebelum menginjakkan kaki di Dubai, juara Grand Slam tiga kali itu diminta membandingkan kondisi di Doha dan Dubai, dan dia menjawab kali ini cuacanya sangat mirip dengan Doha. Adapun pengadilan, dia tidak mau berkomentar sampai latihan pertama di lapangan.
“Biasanya lapangan jauh lebih kering. Saya ingat musim lalu, lemparannya sangat cepat. Sejujurnya, saya belum menjalani sesi pelatihan. Menurut saya, melihat kondisi cuaca, musim ini cuacanya lebih seperti cuaca di Doha. Lihat saja. Saya tidak tahu tentang lapangan,” kata Swiatek.
Namun, ada aspek yang berkembang di Dubai, menurut petenis Polandia itu, yakni pemilihan bola oleh penyelenggara turnamen. Mereka menggunakan bola Dunlop yang sama yang digunakan di Australia Terbuka. Perubahan ini baru diperkenalkan musim ini, setelah menggunakan bola yang sama dengan nomor putri AS Terbuka di edisi sebelumnya.
Penyesuaian seperti itu tidak pernah masuk akal bagi petenis nomor 1 dunia, yang mengakui bodoh bagi para profesional untuk menyesuaikan diri dengan bola setiap minggu turnamen.
“Saya sangat senang musim ini kami akhirnya memiliki bola yang sama, bola Dunlop Australian Open, karena setiap musim kami harus beradaptasi dan mengganti bola setiap minggu, yang sangat bodoh bagi saya. Sekarang sepertinya lebih masuk akal,” lanjut Swiatek.
“Saya pikir di Doha kami menggunakan bola Dunlop Australian Open. Di sini, kami sebelumnya menggunakan bola US Open untuk nomor putri. Bola itu sangat ringan dan terbang liar. Bola Dunlop Australian Open menurut saya lebih goyang. Bola itu dinamis, tapi tidak lepas kendali.”
“Itulah yang saya rasakan saat bermain bola di US Open. Tapi ini hanya pendapatku.”
Swiatek akan memulai Kejuaraan Tenis Dubai musim ini menghadapi petenis Kanada Leylah Annie Fernandez di babak kedua.
Tag Artikel: Tenis, kejuaraan tenis dubai, Iga Swiatek
Diposting oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/tenis/iga-swiatek-merasa-Happy-dengan-change-bola-di-dubai
