Idgitaf Ungkapkan Rasa Takut akan ‘Kehilangan’

SETELAH tiga bulan dirilis lajang “Dermaga”, Brigitta Sriulina Beru Meliala, seorang penyanyi muda terkenal nama belakangsedangkan Idgitaf kembali dengan karya baru berjudul “Lost”, yang sekaligus menjadi lagu penutup album debutnya.

“Kalah” adalah ungkapan ego Gita, sapaan akrabnya, yang takut kalah. Dia merasa bahwa orang lain juga bisa mengalami situasi ini.

Gita tahu bahwa perubahan yang belum terjadi bisa dibayangkan, namun kenyataannya manusia tidak pernah siap menghadapinya. Juga, benar-benar kalah.

Baca juga:

Merilis single ‘Takut’, Idgitaf mengajak para pendengarnya untuk tidak mengkhawatirkan hidup

“Saat itu saya bersama band di atas panggung. Kami berlari. Ketika saya bernyanyi, saya tiba-tiba merasa seperti berada di titik realisasi. Gila, aku sangat mencintai bandku. Sangat menyenangkan bersama mereka. Bahan kimia kita benar-benar luar biasa,” kata Gita lewat keterangan resmi yang didapat merahputih.comJumat (9/6).

Berlawanan dengan judulnya yang sedih, lagu ini bernuansa optimis untuk menunjukkan warna baru musik Gita. Artinya, lagu ini diciptakan untuk merayakan keegoisan yang disalurkan melalui irama yang menyenangkan.

Baca juga:  Suka atau tidak suka, seri Smash Bros tidak akan menjadi seperti sekarang tanpa entri yang paling difitnah

Setelah memulai perjalanan album perdananya dengan singel “Satu-Satu” dan “Dermaga”, Gita menghadirkan backstory berbeda di album tersebut. lajang kali ini. Ide untuk lagu “Lost bukan karena sedih, tapi muncul karena rasa bahagia saat manggung di Bali.

Pulang dari konser di Bali, Gita langsung mendapat inspirasi untuk jadi liriknya paduan suara lagu ini. Surat itu berbunyi: “Dan yang lain mungkin pergi, tapi bukan yang ini. Ada begitu banyak untuk berbagi, saya tidak siap kehilangan.

Baca juga:

Idgitaf mencoba eksplor musik lewat ‘Jermag’


Menikmati eksplorasi dan kolaborasi, Gita melibatkan musisi lain dalam komposisi lagu-lagunya. Sebut saja Wisnu Ikhsantama W., Rama Harto dan Muhammad Luthfi Adianto yang berperan sebagai produser.

Berbicara tentang kehilangan, Gita sendiri tidak pernah merasakannya secara mendalam, baik dalam bentuk fisik, harta maupun waktu. Bahkan, ia mengaku bukan orang yang memiliki perasaan.

“Mungkin karena saya sudah mengerti bahwa ini pasti akan terjadi dan saya merasa tidak menyesali kehilangan saya. Misalnya, waktu yang saya sia-siakan karena sibuk melakukan sesuatu. Saya merasa bahwa hari ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk hidup. Itu akan terjadi,” kata Gita. (jauh)

Baca juga:

Idgitaf Gelar Konser Mini Album ‘Semoga’



Source link