KabarOto.com – Intensitas hujan yang meningkat dalam sebulan terakhir ini perlu diwaspadai oleh pengendara sepeda motor. Selain permukaan jalan semakin licin karena basah, hujan juga membuat jalan tergenang air.
Kondisi tersebut mengurangi cengkeraman cengkeraman ban di permukaan aspal sehingga aktivitas berkendara menjadi kurang optimal. Meski begitu, tak jarang pengendara sepeda motor tetap melanjutkan perjalanannya di tengah hujan deras.
“Berkendara saat hujan memiliki tantangan dan risiko yang lebih besar. Tidak hanya pengetahuan tentang keterampilan berkendara dan persiapan, tetapi juga pemahaman tentang fitur keselamatan harus diketahui oleh pengguna sepeda motor,” ujar Antonius Widiantoro, Asst. General Manager Marketing Public Relations PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM).
Baca juga: Mengendarai Motor matic Saat Hujan, Perhatikan 7 Hal Ini
1. Periksa kondisi fisik dan tekanan ban
Kondisi ban yang kurang baik menjadi salah satu penyebab hilangnya traksi, terutama saat melintasi permukaan licin. Saat ban karet aus, cengkeramannya di aspal juga berkurang.
Ban yang sudah tidak layak pakai dan harus diganti seringkali memiliki karakteristik tapak yang tipis, tapak sejajar dengan indikator keausan tapak (TWI) dan tidak nyaman dikendarai. Selain kondisi fisik, tekanan ban juga perlu diperiksa secara berkala dan pastikan ukurannya sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Untuk sepeda dengan tapak lebar tentunya memiliki traksi dan kestabilan yang lebih baik saat menerjang permukaan licin dan genangan air.
2. Nyalakan lampu saat mengemudi
Berkendara saat hujan membuat jarak pandang terbatas, apalagi saat hujan deras. Oleh karena itu, pastikan lampu motor selalu menyala untuk menandakan keberadaan pengendara.
3. Bawa perlengkapan hujan
Agar pakaian yang dikenakan tidak basah, pengendara disarankan untuk selalu membawa jas hujan yang bisa disimpan di bagasi sepeda motor, seperti jas hujan, sepatu bot karet, dan jas hujan untuk tas.
Baca Juga: Naik Motor Listrik Saat Hujan, Perhatikan Hal Ini
4. Kenali dan pilih rute mengemudi
Setelah sepeda dalam kondisi sempurna, pengendara harus memahami rute yang diambil. Jika memungkinkan, pilih jalur yang tidak berbahaya. Saat hujan, hindari jalur yang bisa terkena banjir atau tergenang air.
5. Berkendara dengan hati-hati dan jangan memaksakan diri
Saat hujan, pengendara disarankan untuk berkendara lebih hati-hati. Jaga kecepatan tetap rendah, jaga jarak dengan pengendara lain, dan jangan mengerem keras. Hindari gaya berkendara yang agresif dengan banyak manuver.
Jika intensitas hujan sangat deras, sebaiknya pengendara menepi di tempat yang aman terlebih dahulu dan tidak memaksakan diri untuk melanjutkan.
6. Manfaatkan fitur keselamatan saat berkendara
Beberapa sepeda motor dilengkapi dengan fitur keselamatan canggih seperti ABS dua saluran dan Traction Control System (TCS). Gunakan fitur ini saat mengemudi.
