Hati Suhita Memuaskan Penonton Awal Hingga Akhir
hati sohitha merupakan adaptasi dari novel laris karya Khilma Anisberjudul Hati Suhita yang sudah beberapa kali dicetak karena laris.
Dari novel ini, beban berat sang sutradara Archie Hekagery (Tarung Sarong 2020) sebaiknya menerjemahkan bahasa novel yang padat menjadi gambar-gambar yang memiliki makna mendalam sesuai alur novel.
Kemudian, bagi Cinemags, dalam bahasa puitis muncul komposisi indah seperti lukisan sang maestro, kesulitan memilih adegan mana yang harus ditampilkan dalam bentuk gambar film.
Sejak awal, penonton diperkenalkan dengan keunikan sudut pengambilan gambar yang berbeda, mengambil sudut pandang seorang wanita yang berpikiran luas, namun tetap menyadari alam dan tradisi.
Cuplikan trailer ini cukup menggambarkan bahasa puitis yang dihadirkan
Film ini tidak hanya berdasarkan dialog, tetapi bahasa gambar dan soundtrack banyak membantu penonton untuk memahami penderitaan yang dialami seorang wanita.
Begitu pula dengan keputusasaan yang dirasakan seorang pria ketika merasa apa yang diperjuangkannya tidak dihargai oleh keluarganya.
mata aktor osmar daniel yang berperan sebagai Gus Birru, ketika ayahnya setuju dengan keputusannya dan memarahinya, ia menunjukkan dirinya dengan baik sehingga penonton pun ikut merasakan kegalauan yang ia rasakan.
Bisa dibilang peran yang dimainkan kali ini cukup berat, karena tuntutan bahasa tubuh yang harus dikedepankan untuk menopang karakter yang dimainkannya.
Beberapa adegan masih terasa kaku, namun bagian yang penting cukup menunjukkan dan ia berhasil menampilkannya.
Kejutan datang dari aktris Nadia Arina, sebagai Alina Suhita . Nadya Arina, yang juga berakting dalam film tersebut sangat cocok . berhasil mengubah dirinya menjadi sosok Alina Suhita yang bertarung melawan “hantu” mantan kekasih Gus Birru itu.
Dia melakukan semua yang dia bisa untuk memenangkan hati Gus Birru. Namun, bahasa tubuh yang ditampilkan benar-benar memikat penonton.
Secara keseluruhan, direktur Archie Hekagery tampaknya banyak berjuang, untuk mendapatkan imajinasi publik sesuai dengan apa yang mereka harapkan dari novel.
Soundtrack film Hati Suhita juga sangat mendukung. Chord lagu tersebut, di beberapa bagian, seolah mewakili tangisan sedih Alina Suhita tentang hari-hari menyakitkan yang harus ia jalani.
karya musisi Tya Subiakto sekali lagi mampu memberikan makna tersendiri dalam film Hati Suhita ini.
Bagi yang sudah tidak sabar, film ini akan resmi tayang di bioskop pada 28 Mei 2023.
Baca juga: Rekomendasi acara yang bisa bikin kamu makin cinta Indonesia
