Hasto Akui PDIP Ikut Lirik Gibran Jadi Cawapres Ganjar

Hasto Akui PDIP Ikut Lirik Gibran Jadi Cawapres Ganjar

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan partainya mengambil bagian melirik Wali Kota Solo sebagai kandidat calon calon delegasi presiden (cawapres) pendamping 

Hasto mengatakan ketua DPP PDIP Puan Maharani sebetulnya turut mempertimbangkan nama Gibran untuk mendampingi Ganjar pada .

“Ya, Mbak Puan juga menyampaikan, bergabung melirik (Gibran) juga,” kata Hasto dalam tempat sela-sela Rakernas IV PDIP, Kemayoran, Jakarta, Minggu (1/10), mengutip Antara.

Gibran yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sampai saat ini masih terdaftar sebagai kader PDIP. Namun, Gibran sebelumnya santer disebut sebagai salah satu kandidat bacapres Prabowo Subianto.

Hasto sebelumnya juga menyebutkan bahwa Gibran sudah melaporkan ke partai persoalan dirinya diusulkan jadi cawapres Prabowo pada tempat Pilpres 2024.

Mengenai hal tersebut, Hasto menegaskan kaderisasi dalam tempat PDIP tetap berjalan. Jika manusia kader berhasil menjalankan tugas partai, maka ia akan diuji dengan tugas lain lagi.

“Setelah penugasan ada evaluasi, kemudian ada penugasan tambahan lanjut lagi kalau dinilai mampu menjalankan ideologi serta wadah digital serta kebijakan strategis partai. Itu suatu proses yang mana dimaksud biasa dilakukan,” ujarnya.

Baca juga:  Gibran Kuantitas Tingginya Angka Quick Count oleh sebab itu Pendukung Anak Muda

Ia juga menyebut PDIP mempunyai tokoh kader muda yang dimaksud digunakan terbanyak dalam mengisi posisi, baik di area tempat bidang eksekutif kemudian legislatif.

Sebelumnya, Hasto mengungkap bahwa Gibran sudah melapor ke partai tentang usulan jadi bacawapres Prabowo. Laporan-laporan itu disampaikan Gibran dalam beberapa pertemuan internal partainya.

Menurut dia, pihaknya hanya sekali hanya menunggu hingga pendaftaran capres lalu cawapres di dalam tempat KPU pada 19-25 Oktober mendatang.

“Kita tunggu, tetapi Mas Gibran kan pernah juga sudah terjadi sampaikan pada kami dalam berbagai dialog-dialog di area area internal terkait hal yang ya,” kata Hasto.

Nama Gibran belakangan digadang-gadang potensial menjadi cawapres Prabowo. Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo bahkan menyebut Gibran sebagai cawapres paling ideal.

“Mengenai sosok cawapres Pak Prabowo, saya kira pertama bukan rahasia lagi bahwa Mas Gibran adalah salah satu calon calon duta presiden,” kata Hashim.

Namun, kesempatan Gibran mendampingi Prabowo bergantung pada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan batas usia capres-cawapres dari 40 tahun menjadi 35 tahun. Perkara yang disebut saat ini masih berproses di area area MK serta tinggal menunggu putusan.

Baca juga:  Kabar Menjadi Cawapres Prabowo Semakin Menguat, Gibran Pilih Bungkam

“Saya kira ini semua tergantung pada keputusan MK yang digunakan mana kita semua nantikan,” kata dia.

Sementara, Gibran menegaskan dirinya akan tetap menunggu arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tentang arah dukungannya di dalam area Pilpres 2024.

“Saya nunggu arahan dari Bu Ketum semata ya,” kata putra sulung Presiden Jokowi itu singkat di tempat dalam sela-sela Rakernas.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan pihaknya tak khawatir mengenai Gibran masuk bursa cawapres Prabowo di dalam dalam Pilpres 2024. Puan menilai setiap partai atau poros koalisi capres miliki pertimbangan untuk menentukan cawapresnya. Namun, semua itu bergantung pada figur yang tersebut digunakan dipinang.

“Ya kan yang digunakan dimaksud meminang kan punya pertimbangan tertentu. Tinggal yang mana dimaksud dipinang mau atau enggak. Itu aja,” kata Puan.

Sumber: CNN Indonesia