Hari Ketiga Pencarian Korban Terseret Arus di Pantai Karapyak, Pangandaran

Hari Ketiga Pencarian Korban Terseret Arus di Pantai Karapyak, Pangandaran
Hari Ketiga Pencarian Korban Terseret Arus di Pantai Karapyak, Pangandaran

Pangandaran – Pencarian korban atas nama Muhamad Usamah Salahudin (13) yang dilaporkan terseret arus pantai di Pantai Karapyak Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran pada Minggu (31/10) memasuki hari ketiga.

Hari ini tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian pada pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi 2 SRU.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono menyebutkan SRU 1 Melakukan penyisiran menggunakan LCR dan Perahu Jukung Basarnas di sekitar LKP dengan luas area penyisiran 300 Meter, sedangkan SRU 2 Melakukan penyisiran darat dari Sekitaran LKP dengan titik koordinat 07 41’28.99″ S 108 45’56.72″ E Ke arah Pantai Karang Nini sejauh 3 KM.

Sebelumnya pada Senin (01/11) tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran menggunakan perahu jukung dan juga penyisiran darat dr lokasi kejadian ke arah barat sejauh 2.5 KM dengan hasil pencarian nihil.

Adapun alat yang digunakan pada hari ketiga pencarian kali ini yaitu 1 Unit Jukung Basarnas, 1 Unit Perahu BPBD, 1 Unit LCR MTA dan 1 Unit LCR Basarnas. Dengan unsur SAR yang terlibat antara lain Kantor SAR Bandung, Polsek Kalipucang, Koramil Kalipucang, Pos AL Pangandaran, Satpolair Polres Ciamis, Balawista Pangandaran, Sar MTA, Tagana, Baznas Prov Jabar dan Sar Baracuda.

Baca juga:  Pemkab Pangandaran Sosialisasikan Perbup Nomor 32 Tahun 2021, Simak Tujuannya!

Sebelumnya, Muhamad Usamah Salahudin (13) warga Jln Pataruman Rt 02/03, Ds Pataruman, Kec Pataruman, Kota Banjar dilaporkan terseret arus pantai karapyak saat tengah berenang di Pantai Karapyak bersama rekannya pada Minggu (31/10).

Naas korban tenggelam dan hilang terseret arus. Sementara satu temannya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.***