
MerahPutih.com – Tarif bus mudik Lebaran di Yogyakarta diperkirakan naik.
Hantoro, Presiden Organisasi Angkutan Darat (Organda) DIY, mengatakan kenaikan harga tiket bus selama libur lebaran mencapai 30 hingga 40 persen.
Baca juga
Pemprov DKI siapkan 2428 unit bus AKAP untuk angkutan mudik Lebaran 2023
Kenaikan harga tiket, kata Hantoro, merupakan hal yang wajar, apalagi saat libur lebaran. Hantoro menjelaskan, hal itu karena tingginya permintaan sementara pasokan barang terbatas.
“Permintaan meningkat sementara permintaan terbatas. Itu hukum ekonomi,” kata Hantoro, Kamis (30/3).
Hantoro memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah pemudik pada Lebaran 2023. Kondisi ini karena kondisi pandemi COVID-19 yang dinilai sudah mereda dan tidak seperti saat Lebaran 2022.
Baca juga
Masyarakat diminta tetap mematuhi Prokes selama Mudik Idul Fitri
Terkait libur lebaran tahun ini, Hamtoro menambahkan hingga 400 bus besar telah disiapkan untuk armada mudik dan mudik. Selain itu, puluhan bus ukuran sedang juga akan dioperasikan.
“Ada sekitar 400 bus besar. Nanti ada satu lagi yang medium (medium size). Nanti ada lagi 12 unit,” kata Hantoro.
Hantoro menambahkan, selama libur lebaran kali ini, pesaing angkutan umum seperti bus adalah kendaraan pribadi. Saat ini penurunan penumpang terjadi karena banyak yang beralih ke kendaraan pribadi untuk transportasi pulang kampung.
“Pesaing kami (transportasi umum darat) bukan maritim, kereta api atau udara. Pesaing kami adalah kendaraan pribadi”, pungkas Hantoro. (Cahyo Purnomoedi/Yogyakarta)
Baca juga
Ridwan Kamil janjikan 50% perbaikan jalan selesai sebelum dikembalikan





