PANGANDARAN — Gelaran Kejuaraan Nasional Air Rifle Shooting Championship 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menyuguhkan suasana berbeda.

​Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Januari 2026 ini, tidak hanya menjadi arena adu ketangkasan bagi ratusan atlet menembak, tetapi juga menarik perhatian publik berkat kehadiran komedian senior, Eddy Soepono atau yang lebih dikenal sebagai Parto Patrio.

​Kehadiran Parto dalam kejuaraan yang diinisiasi oleh WRABF-IMSSU bekerja sama dengan Pengurus Cabang Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Pangandaran tersebut bukan sekadar seremoni. Sebagai figur publik yang dikenal memiliki hobi menembak, Parto memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme peserta, terutama munculnya regenerasi atlet di usia dini.

​”Baguslah, saya lihat banyak pesertanya atlet-atlet penembak cilik. Ini bakat-bakat untuk masa depan, mudah-mudahan bagus untuk menjadi atlet nasional,” ujar Parto saat ditemui di lokasi kejuaraan, Minggu (25/1/2026).

Peluang Wisata Olahraga

​Lebih jauh, Parto memandang ajang kompetisi di daerah seperti ini memiliki dampak ganda (multiplier effect). Selain menjaring bibit atlet berprestasi, kegiatan ini menjadi pintu masuk pengembangan wisata olahraga atau sport tourism.

​Menurut Parto, narasi pariwisata Pangandaran yang selama ini identik dengan pantai perlu diperkaya dengan variasi atraksi lain, salah satunya melalui kejuaraan olahraga rutin. Ia pun berharap kategori lomba dapat diperluas di masa mendatang.

​”Untuk pariwisata, bukan hanya pantainya saja. Nanti juga bisa ada ajang untuk sport tourism. Mudah-mudahan tetap berkembang. Jangan hanya senapan angin saja, nanti juga bisa ada airsoft dan sebagainya,” tutur Parto.

​Antusiasme masyarakat terlihat jelas saat Parto berkeliling meninjau lokasi. Kehadirannya memicu kerumunan peserta maupun warga yang berebut untuk berswafoto. Menanggapi sambutan hangat tersebut, Parto mengajak masyarakat luas untuk meramaikan kompetisi serupa. “Yuk, kita ikut lomba menembak di Pangandaran sambil berwisata,” ajaknya.

Debut Tuan Rumah

​Ketua Umum Pengcab Perbakin Pangandaran, drg. Asep Kemal Pasha, menjelaskan bahwa kejuaraan tingkat nasional ini merupakan sejarah baru karena baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran. Ajang ini digelar dalam rangka Rakel Anniversary dengan dukungan penuh Pengda Perbakin Provinsi Jawa Barat.

​”Kejuaraan diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, Bekasi, hingga Pekanbaru, Riau. Kategori peserta terentang mulai dari usia anak-anak hingga dewasa, baik untuk kelas prestasi maupun open,” jelas Asep.

​Dampak positif kejuaraan ini dirasakan langsung oleh para peserta pemula. Alvaro Reynanda Ali, seorang siswa kelas 1 Sekolah Dasar asal Pangandaran, mengaku antusias meski baru menekuni olahraga menembak selama lima bulan.

​”Ini baru pertama kali mengikuti lomba menembak untuk menambah pengalaman,” ujar Alvaro yang berharap dapat menorehkan prestasi dalam debut kompetisinya.

​Senada dengan itu, Panitia Kejuaraan dari Rakel Pangandaran Club, Arista Yuliana, menegaskan bahwa momentum ulang tahun ke-5 klubnya didedikasikan untuk mendongkrak citra daerah.

​”Tujuannya memajukan Kabupaten Pangandaran supaya lebih dikenal lagi, terutama untuk kegiatan menembak. Apalagi para peserta banyak dari luar Pangandaran, bahkan lintas provinsi,” pungkas Arista.