SEPUTARPANGANDARAN.COM – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengajak dalam menghadapi dampak pandemi Corona atau Covid-19, semua pihak hendaknya merapatkan barisan dan bersatu padu untuk melewati masa sulit ini.
Hal tersebut disampaikan saat menyerahkan bantuan 20 unit alat perontok padi dari Provinsi Jawa Barat kepada kelompok tani dan 4 unit mesin pompa air dari Pemkab Pangandaran kepada gapoktan.
Bantuan diserahkan secara simbolik di dua tempat berbeda. Untuk 20 unit alat perontok padi dilakukan di areal persawahan di Desa Cibogo. Sedangkan 4 unit pompa air diberikan kepada 4 gapoktan diserahkan di aula Desa Sukanagara, di Kecamatan Padaherang, Minggu (19/4/2020).
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan kehadirannya selain menyerahkan secara simbolis bantuan kepada petani, juga ingin melihat sejauhmana dampak ekonomi akibat pandemi corona pada sektor pertanian.
“Kita ingin melihat dan menganalisa dampaknya sehinggga dapat diambil langkah yang tepat untuk solusinya,” terangnya.
Jeje memahami pandemi corona telah berdampak pada seluruh sektor, baik petani, buruh, nelayan dan lainnya.
“Namun yang paling parah di sektor pariwisata. Ribuan pedagang kecil tak bisa lagi berjualan. Ini juga kita pikirkan karena semuanya adalah masyarakat Kabupaten Pangandaran,” kata Jeje.
Jeje pun menegaskan, pemerintah dan DPRD tentu tidak akan tinggal diam dan terus mencari solusi.
Maka dari itu, dirinya mengajak semua pihak bersatu padu satu tekad memutus penyebaran virus Corona, agar dapat melewati masa-mada yang yang sulit ini.
“Agar pandemi virus Corona ini segera berakhir, tak ada jalan lain kecuali dengan memutus mata rantainya. Ayo laksanakan gerakan DJCM (diam di rumah, Jaga jarak, Cuci tangan pakai sabun dan Pakai Masker) dengan disiplin, ” tutupnya.
Akan disebar kepada kelompok tani
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Sutriaman mengatakan 20 alat perontok padi ini akan disebar kepada kelompok tani di Kabupaten Pangandaran.
Menurutnya ke 20 unit alat perontok padi ini disebar ke Kecamatan Padaherang dan Mangunjaya masing-masing 4 unit, Cijulang 2 unit, Cigugur 1unit, Langkaplancar 1 unit, Parigi 3 unit, Pangandaran 2 unit dan Kalipucang 3 unit.
Sementara untuk 4 unit pompa air diserahkan kepada gapoktan di Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang.
“Semoga peralatan pertanian tersebut dapat bermanfaat bagi petani terutama kelompok tani,” ungkapnya. (*)





