Jakarta – Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengungkapkan hasil rapat Tim Pemenangan Nasional (TPN) bersama ketua umum partai urusan politik yang dimaksud mengusung dirinya di dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ganjar menjelaskan rapat itu mengeksplorasi masalah tim pemenangan pusat lalu daerah. Para ketua umum parpol banyak memberikan masukan.

“Yang dibahas teknis tim pemenangan pusat-daerah serta tentu masukan dari para ketua umum partai,” ujar Ganjar di tempat Gedung High End, Jakarta, Rabu.

Adapun rapat hal tersebut berlangsung selama kurang lebih besar 2,5 jam. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan alasan rapat berlangsung lama lantaran banyak menerima masukan dari para ketua umum parpol pendukungnya.

“Ya dikarenakan mengumpulkan ketua umum ini tidaklah gampang. Maka pas ketua umum datang, kita minta semua saran beliau,” katanya.

Ganjar menyebut para ketua umum tadi memberikan masukan mengenai garis besar terkait persiapan pemilihan umum 2024. Meski begitu, dia mengaku rapat yang tidak ada mengeksplorasi perihal cawapresnya.

Menurutnya, pembahasan terkait cawapres akan dijalankan pada pertemuan khusus ketua umum parpol koalisi.

“Oh tidak, kami tak bahas (cawapres), teknis itu. Nanti yang tersebut cawapres khusus pertemuannya dengan beliau-beliau (ketua umum),” pungkas Ganjar.

Sejumlah petinggi partai yang dimaksud hadir di antaranya Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Ketua TPN Arsjad Rasjid, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, kemudian Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono.

Untuk diketahui, rapat ini memang kerap dikerjakan setiap minggu oleh TPN pada hari Rabu.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Megawati Soekarnoputri menyampaikan rapat mingguan bukan akan pernah ditutup sampai pada waktunya.

"Bahwa rapat tidak ada akan ditutup. Rapat ditutup jika tujuan kita sudah berakhir. Itu baru akan kami tutup. Hingga, rapat ini yang kami jadwalkan setiap hari Rabu, tetapi dapat juga di tempat setiap hari kita lakukan rapat oleh tim-tim yang tersebut sudah terbentuk," jelas Hasto, Rabu (13/9).

Sumber: Antara news