Game 1 Final IBL 2023: Kalah, Andakara Prastawa Bantah Pelita Jaya Terlalu Pede

Andakara Prastawa membantah Pelita Jaya Bakrie Jakarta bermain dengan sangat percaya diri, sehingga kalah dari Prawira Harum Bandung di Game 1 Final IBL 2023 (Foto: MPI/Andhika Khoirul Huda)

JAKARTA – Bintang Pelita Jaya Bakrie Jakarta Andakara Prastawa menepis anggapan timnya terlalu percaya diri kalah dari Prawira Harum Bandung di Game 1 Final IBL 2023 dengan skor 65-74. Menurutnya, kekalahan itu terjadi karena detail kecil.

Pelita Jaya tampil sebagai tuan rumah pada Game 1 Final IBL 2023 yang digelar di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (20/7/2023) malam WIB. Mereka mendapat perlawanan kuat dari Prawira Bandung sejak awal pertandingan hingga mencapai skor 7–7.

Setelah itu, tim asuhan Djordje Jovicic berhasil lolos dengan keunggulan 14-12 kemudian 19-13 sebelum akhirnya menutup kuarter pertama dengan skor 19-16. Di kuarter kedua, Prawira langsung menyamakan skor menjadi 19-19 dan memaksa babak pertama berakhir 38-38.

Andakara Prastawa beraksi di Game 1 final IBL 2023 antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta vs Prawira Harum Bandung (Foto: Sportsstars.id/Muhammad Pratama Supriyadillah)
Andakara Prastawa beraksi di Game 1 final IBL 2023 antara Pelita Jaya Bakrie Jakarta vs Prawira Harum Bandung (Foto: Sportsstars.id/Muhammad Pratama Supriyadillah)

Di kuarter ketiga, kedua tim terus mengejar angka hingga skor menjadi 47-47. Namun setelah itu, Prawira berhasil lolos dengan keunggulan 58-54.Pada kuarter terakhir, tim tamu membuat Pelita Jaya frustrasi dan menang 74-65.

Diakui Andakara, timnya bermain buruk di laga ini. Menurutnya, Pelita Jaya melewatkan detail kecil dalam penampilannya dan kalah dari juara babak reguler IBL 2023.

“Hari ini adalah pertandingan yang sulit bagi kami, kami tidak bisa menikmatinya lemparan bebas menjadi titik yang baik. Kami banyak melakukan lemparan bebas,” kata Pras dalam jumpa pers usai pertandingan, Jumat (21/7/2023).

Banyak detail kecil yang terlewatkan dalam pertandingan ini, yang membuat permainan kami semakin buruk, lanjut pebasket nasional Indonesia itu.