DPRD Pangandaran Dorong Wilayah Agropolitan Untuk Kebutuhan Sayuran Bagi Penduduk dan Wisatawan

SEPUTARPANGANDARAN.COM, PANGANDARAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran memberikan penghargaan kepada Pemerintah Daerah atas langkah-langkahnya dalam menekan harga kebutuhan pokok dan inflasi selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran 2024, salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin HMM, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah antisipatif sejak awal menghadapi kenaikan harga bahan pokok yang dimulai dari kelangkaan dan kenaikan harga beras.

Dalam rapat koordinasi dengan pemerintah daerah terkait kelangkaan beras dan komoditas lainnya, telah dilakukan diskusi dan langkah-langkah strategis. Hal ini dilakukan menyusul kecenderungan kenaikan harga 9 bahan pokok sebelum atau sesudah bulan Ramadan dan Lebaran.

Asep menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk terus memantau harga pasar, termasuk melalui permintaan informasi harian kepada Bupati mengenai harga di pasar lokal dan kabupaten tetangga terkait kenaikan harga.

Pemerintah daerah diharapkan dapat mengimplementasikan langkah-langkah strategis guna menekan harga dan inflasi selama Ramadan dan menjelang Lebaran, seperti melalui operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah, dengan tujuan meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca juga:  Inilah Besaran Upah Minimum Provinsi Jabar Tahun 2021

Asep menyoroti potensi pertanian di Pangandaran yang luar biasa, termasuk kebutuhan penduduk dan wisatawan. Dia menekankan pentingnya pengembangan wilayah Agropolitan untuk memproduksi kebutuhan lokal, seperti sayuran, guna mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.

Pemerintah daerah diharapkan memperhatikan pengembangan infrastruktur pertanian, termasuk saluran air, irigasi, dan jalan produksi, guna mendukung produksi lokal dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Langkah-langkah kebijakan yang mendukung para petani menjadi fokus utama, sehingga Pangandaran dapat mencapai swasembada pangan dan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan Kabupaten Pangandaran dapat mengatasi tantangan harga dan inflasi selama bulan Ramadan dan Lebaran, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.***