Indeks

Deret Masalah di iPhone 15 Baru, Simak Daftarnya

Deret Masalah dalam iPhone 15 Baru, Simak Daftarnya

 yang baru semata meluncur ternyata memiliki segudang masalah. Hal ini terungkap dari keluhan konsumen mengenai seri ponsel terbaru dari  tersebut.

Sebagian besar orang boleh jadi memuja-muji pelbagai hal positif mengenai iPhone 15. Namun, bukan berarti perangkat baru ini tanpa celah juga cacat.

Bahkan, bukan hanya sekali para pengkritik Apple yang mana menyuarakan keluhannya. Faktanya, ada banyak yang tersebut dilaporkan secara luas oleh konsumen iPhone 15, menurut Mashable.

Berikut daftar permasalahan dalam iPhone 15 yang mana dikeluhkan pengguna:

Gampang panas

Sejumlah pengguna iPhone 15 mengeluhkan bahwa perangkat baru dia terlalu mudah panas ketika bermain game-game berat. Tidak hanya saja itu, merekam video 4K berkualitas tinggi yang dimaksud intensif juga dilaporkan menyebabkan timbulnya hambatan suhu berlebih.

Beberapa pengguna lainnya bahkan mengatakan sempat mendengar pengumuman mendesis ketika mengisi daya iPhone 15 mereka. Beberapa laporan menyatakan ponsel menjadi sangat pans, sehingga menjadi tidaklah terlalu nyaman digunakan untuk menelpon.

9 to 5 Mac melaporkan bahwa keluhan tentang iPhone 15 yang tersebut gampang panas ini terjadi pada semua model seri terbarunya. Saat diukur dengan inframerah, suhunya mencapai 116 derajat Fahrenheit atau 46,6 derajat Celsius.

Apple sepertinya sanggup memperbaiki hambatan overheating dengan pembaruan perangkat luna. Namun, analis Ming-Chi Kuo mengklaim bahwa kesulitan overheating ini disebabkan oleh kompromi yang dibuat dalam desain termal iPhone 15 baru untuk “mencapai bobot yang lebih banyak ringan”.

Penuh bug

Beberapa pengguna iPhone 15 juga mengeluh mengalami kesulitan ketika mentransfer data dari iPhone lama ke iPhone 15. Mereka terjebak dalam loop boot up logo Apple saat mencoba memindahkan data.

Namun, hambatan ini telah dilakukan diperbaiki oleh Apple. Pembaruan iOS yang mana dirilis pada hari peluncuran telah terjadi memperbaiki permasalahan yang disebut bagi para pengguna.

Pemilik iPhone 15 baru akan melihat opsi untuk meningkatkan ke iOS baru pada pengaturan. Pengguna yang mana terjebak dalam hambatan ini dapat melakukan serangkaian tindakan singkat untuk mengatur ulang perangkat dia kemudian meningkatkan ke iOS baru, sehingga merekan dapat meluncurkan penyiapan tanpa hambatan.

iOS lemot

Beberapa pengguna iPhone 15 juga mengeluhkan lag atau tersendat saat menggunakan ponsel. Masalah ini kemungkinan terkait dengan iOS 17 yang digunakan baru belaka meluncur.

Selain itu, banyak aplikasi mungkin belum melakukan pembaruan untk iOS 17 atau iPhone baru, sehingga pengalaman perangkat lunak yang dimaksud menurunkan terkait hal itu akan diperbaiki segera setelah pembaruan diluncuran.

Bekas sidik jari mudah tertinggal

Mengutip Mashable, permasalahan lainnya adalah sidik jari yang mana mudah berbekas pada bagian rangka bodi. Pengguna iPhone 15 melaporkan bahwa bodi titanium yang dimaksud baru itu juga menjadi masalah.

Debu, sidik jari, dan juga noda lainnya tampaknya terpencil lebih tinggi sering terjadi pada perangkat baru ini. Ada juga yang digunakan melaporkan goresan lalu bahkan permasalahan pada layar, padahal iPhone 15 baru di-unboxing.

Pengguna yang tersebut menemukan kesulitan dengan ponselnya bahkan sebelum unboxing harus membawanya kembali untuk dikembalikan atau ditukar.

Gampang rusak

Bisa dibilang, kesulitan terbesar iPhone 15 adalah daya tahan perangkat. Beberapa pengguna lama iPhone menemukan bahwa lini ponsel flagship generasi baru ini lebih besar mudah rusak daripada model lama.

YouTuber JerryRigEverything sempat menguji seberapa kuat iPhone 15. Dalam sebuah video yang viral, ia menekan bagian belakang iPhone 15 dengan jari-jarinya, kemudian ponsel hal itu langsung retak

Sam Kohl dari AppleTrack juga melakukan uji jatuh pada iPhone 15. Kohl menemukan bahwa iPhone 14 dapat menangani ‘siksaan’ jarak jauh lebih lanjut baik daripada iPhone 15. Faktanya, iPhone 15 Pro identik sekali tidak ada dapat digunakan setelah serangkaian uji jatuh.

Menariknya, Kohl yakin bahwa bodi titanium yang digunakan digunakan bukan satu-satunya penyebabnya. Dia menduga bahwa tepi melengkung pada ponsel baru ini juga berperan dalam tubuh perangkat yang mana lebih tinggi lemah.

Sumber: CNN Indonesia

Exit mobile version