ANDA pasti pernah mengalami perangkat lambat karena memori penuh atau sebenarnya sudah tua. Salah satu langkah yang bisa Anda terapkan adalah menata atau mengorganisir konten dan memori secara rutin, ujar spesialis forensik digital dan komputer Vaccinecom, Alfons Tanujaya.
Perangkat yang lambat membuat stres dan dapat mengganggu rutinitas Anda. Daripada membeli perangkat baru, penting untuk mengetahui cara memperbaikinya agar menjadi lebih baik.
“Declutter itu seperti merapikan dan membersihkan perangkat dari semua data yang terkumpul,” ujar Alfon, seperti diberitakan DIANTARA.
Ada banyak penyebab lambatnya perangkat, salah satunya karena memori penyimpanan penuh dengan data. Alfons mengatakan, selain kinerja yang sangat lambat, perangkat mungkin berhenti bekerja sama sekali, sebagai efek terburuk dari ruang penyimpanan yang terlalu penuh.
Baca juga:
Microsoft meluncurkan aplikasi keamanan keluarga yang dapat mengawasi perangkat anak-anak
“Sebuah aplikasi untuk dijalankan membutuhkan memori atau ruang kosong sementara yang dapat diakses dengan cepat, jika ruang itu tidak tersedia maka tidak akan berfungsi. Seperti kondisi jalan tol saat normal dibandingkan dengan kondisi jalan tol saat pulang kampung ,” kata Alfons.
Beberapa software yang memakan banyak memori adalah WhatsApp, Telegram, Line, serta galeri foto dan video.
Penghapusan berkala media foto dan video yang tidak perlu, baik yang tersimpan di galeri foto maupun WhatsApp dan Telegram, sebaiknya dilakukan untuk menjaga ketersediaan ruang memori pada perangkat.
Baca juga:
Rayakan Hari Persahabatan Internasional dengan cara unik melalui Snapchat
Menonaktifkan fitur Auto Save untuk media foto dan video di aplikasi perpesanan, lanjutnya, juga sangat membantu.
“Aplikasi-aplikasi ini perlu mendapat perhatian khusus, agar kita tidak terus menerus menerima foto dan video dari grup, tanpa disadari memakan banyak memori”, kata Alfons.
Alfons menyarankan untuk memaksimalkan penyimpanan cloud sehingga tidak perlu menyimpan data di memori internal.
Anda dapat menggunakan berbagai jenis penyimpanan cloud seperti OneDrive, Google Cloud bahkan beberapa yang disediakan oleh masing-masing produsen perangkat seperti iCloud dan Samsung Cloud. (Dia)
Baca juga:
Twitter akan memblokir tautan yang berisi ujaran kebencian dan kekerasan
