Berita F1: Charles Leclerc absen 10 grid di GP Arab Saudi karena perubahan komponen mobil. Kini, konon, akan ada bagian mesin lain yang juga akan diganti.
Charles Leclerc diperkirakan akan menerima penalti grid di Grand Prix Arab Saudi akhir pekan ini. Ia turun 10 peringkat setelah mengganti Electronic Control Unit (ECU) kedua usai balapan di Bahrain dua pekan lalu. Namun baru-baru ini dikabarkan bahwa pengemudi akan menerima penalti tambahan.
Pemuda asal Monaco itu mengatakan bahwa Ferrari berhasil mengatasi masalah pada mobil SF-23 tersebut, namun dua ECU sebelumnya tidak bisa diselamatkan. Jika ECU ketiga yang digunakan di Jeddah juga bermasalah, sebaiknya gunakan ECU keempat.
Sesuai aturan, penggunaan ketiga bagian unit tenaga diganjar penalti 10 poin grid, sedangkan pergantian berikutnya hanya turun lima tempat.
“Kami memiliki dua masalah unit kontrol di Bahrain, yang berarti kami mengambil penalti,” kata Leclerc dikutip dari Sky Sports F1.
“Kami paham masalahnya, tapi akibatnya saya harus kena penalti dan dua ECU pertama tidak bisa digunakan lagi. Kami belum dapat konfirmasi, tapi saya rasa belum,” lanjutnya.
Jika ECU ketiganya melakukan hal tersebut, Charles Leclerc akan menerima penalti 15 grid point pada balapan utama Grand Prix Arab Saudi. Tentu saja hal ini membuat resah pabrikan Maranello, karena sebenarnya sudah berulang kali mengalami masalah serupa.
Leclerc hanya bisa berdoa agar tidak mengalami kendala teknis lagi untuk bisa berduel dengan Red Bull Racing. Selain itu, Sirkuit Jeddah dinilai lebih cocok untuk mobil SF-23 ketimbang RB19.
“Saya pikir treknya lebih cocok dengan mobil kami di atas kertas. Tapi Anda tidak pernah tahu karena Red Bull juga fleksibel dan mereka bisa mengubah mobil dari Bahrain secara drastis di sini,” kata rekan setimnya Carlos Sainz.
Tag Artikel: Charles Leclerc, Ferrari, F1 2023, GP Arab Saudi
Diposting oleh Ligaolahraga.com di https://www.ligaolahraga.com/f1/charles-leclerc-dihantui-penalti-additional-di-gp-arab-saudi
