SEJUMLAH Baru-baru ini, Mandie Soengkono menempati posisi kedua pada ajang bergengsi World Cup Tasters Championship (WCTC) 2023 di Athena, Yunani. Berkat kinerjanya, nama Indonesia semakin dikenal dunia dan memiliki daya saing yang kuat, terutama dalam kompetisi kopi.
“Terima kasih Tuhan, terima kasih keluarga dan teman-teman atas semua dukungan dan doanya. Kalian benar-benar luar biasa, sangat membesarkan hati. Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk mewakili Indonesia di World Tasters Championship dan finis kedua,” tulis Mandie dalam tulisannya. halaman di Instagram.
Di pertandingan final, Mandie berhadapan dengan kompetitor Young Baek dari Australia, Andrii Vasyliev dari Ukraina dan Oretis Sfiris dari Yunani. ada 24 total cangkir tersedia di meja dan kontestan harus menebak delapan kopi dengan karakteristik yang berbeda. Mandie pun berhasil menebak tujuh cangkir dalam lima menit dan 10 detik dan menempati posisi kedua.
Baca juga:
Mandie Soengkono Juara 2 World Cup Tasters Championship 2023
Posisi teratas diraih oleh Young Baek. Skor tebakanmu sama dengan Mandie, tujuh cangkir, tapi dia punya lebih banyak waktu daripada Mandie. Dia mencatat waktu empat menit delapan detik.
Andrii Vasyliev berada di urutan ketiga dengan empat piala dalam tiga menit dan 15 detik. Orestis Sfiris mengambil tempat keempat dengan empat cangkir dalam tiga menit dan 18 detik.
Sebelumnya, di babak Semifinal, Mandie berhasil menempati posisi pertama dengan merebut delapan piala dalam waktu enam menit 40 detik.
Mandie Soengkono sebelumnya meraih juara pertama dalam ajang Indonesia Cup Tasters Championship (ICTC) di Indonesia Coffee Festival 2023, 5-7 Mei di JIEXpo. Ia juga terpilih mewakili Indonesia di World Cup Tasters Championship 2023.
Baca juga:
Luangkan waktu untuk datang ke ‘Indonesia Coffee Festival’
“Persiapan WCTC sama dengan ICTC, yang benar adalah melatih dan menjaga kesehatan agar tubuh tetap bugar”, kata Mandie saat dihubungi. merahputih.comSelasa (27/6).
“Ada beberapa kendala saat ingin ke Athena, visa beberapa orang di tim saya ditolak, sehingga saya ditinggal berdua dengan Hiro Lesmana. Setelah Athena, kami bertemu dengan semua tim Indonesia yang ada di sana”, lanjutnya .
Setelah acara ini, Mandie mengaku akan fokus pada pekerjaannya.
“Belum ada rencana khusus, tapi yang pasti saya berharap prestasi ini bisa menjadi berkah dan penyemangat, khususnya bagi dunia kopi Indonesia,” ujar Mandie.
“Buat teman-teman yang mau ikut lomba, intinya fokus, disiplin dan kerja keras untuk mencapai tujuan. Selain itu, kita juga harus berusaha untuk lebih mengenal diri sendiri, mengetahui kekurangan dan kelebihan kita serta cara mengatasinya. “, pungkas. (Dia)
Baca juga:
SCAI mencari juri untuk kontes kopi Indonesia





