PANGANDARAN – Menjelang musim libur panjang dan sebagai langkah awal persiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran bergerak cepat memitigasi potensi kemacetan. Rapat lintas sektoral digelar secara intensif pada Kamis (15/1/2026) di Ruang Vicon Polres Pangandaran, membahas strategi krusial penataan lalu lintas dan parkir di kawasan wisata Pantai Pangandaran.

​Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Pangandaran, Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M., ini dihadiri oleh unsur TNI, Pemerintah Daerah, Dishub, Satpol PP, Dinas Pariwisata, PHRI, serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres.

Evaluasi Jalur Wisata

​Dalam forum tersebut, Wakapolres menekankan pentingnya belajar dari evaluasi operasi pengamanan sebelumnya. Berdasarkan data Operasi Lilin lalu, arus lalu lintas di jalur arteri terpantau lancar, namun tantangan utama justru terletak di area dalam objek wisata.

​”Evaluasi (Operasi) Lilin kemarin, masalahnya kita anggap belum sempurna. Utamanya dalam penataan di wilayah objek wisata. Kalau untuk di jalan arteri yang kita lihat kemarin alhamdulillah lancar, tidak ada hambatan. Namun, di dalam objek wisata masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki,” tegas Kompol Usep Supiyan saat memimpin rapat.

​Wakapolres juga menaruh optimisme tinggi terhadap strategi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan, mengingat pengalaman Kasat Lantas yang pernah bertugas di kota besar dalam menangani kepadatan kendaraan.

Aturan Baru: Bus Dilarang Masuk Bibir Pantai

​Sebagai solusi konkret hasil kesepakatan rapat, mulai tanggal 16 Januari 2026, kebijakan baru akan diterapkan. Bus pariwisata dilarang memasuki kawasan inti Pantai Pangandaran. Kendaraan besar tersebut akan diarahkan langsung menuju kantong-kantong parkir resmi yang telah disiapkan.

​Langkah ini diambil untuk mencegah penumpukan kendaraan yang kerap mengunci akses jalan di pinggir pantai. Selain penataan parkir, Polres Pangandaran bersama instansi terkait akan menyebar personel terpadu di titik-titik rawan kemacetan (Pos Gatur) guna memastikan kelancaran arus dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung.