Beranda Celoteh

Celoteh

Sudahlah Kawan, Jangan Terlalu Nyinyir!

Teriak sana-sini, komentar kanan-kiri, kritik keras orang yang tak sependapat dengannya tanpa memberikan saran. Ia urusi hidup orang dengan membabat habis lewat kata-kata pedasnya, hey, tanpa sadar itu buang-buang waktu bung! Tak jarang kita menemukan beberapa orang di sekeliling kita...

Memelihara Kearifan Lokal Sebagai Aset Budaya Bangsa

"Tradisi "Ngijabkeun" sebagai bentuk dialektika masyarakat dalam mengungkapkan rasa syukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada setiap individu pada komunitas sebagai makhluk sosial. Ini merupakan kearifan budaya sebagai cikal bakal dalam pembentukan karakter masyarakat yang guyub, gotongroyong, sabilulungan. Sebagai bentuk kesadaran...

Berkaca Pada Sosok Almarhum Abdul Rojak, Berkarya Dalam Diam

Dengan tidak harus menjadi apa apa dan tidak menjadi siapa siapa, tenaga dan fikiran positip kita akan memberikan manfaat kepada sekitar kita. Saya teringat "Abdul Rojak dan Ma Eroh". Dua orang anak manusia yang telah mampu mengatasi kekeringan lahan di...

Menjaga Daulat Rakyat dari Negara yang Berdaulat

Memperingati dan merayakan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tergambar dari semangat anak-anak negara dalam mengekspresikan kegembiraan dan kebahagiaannya. Anak-anak negara berbaur secara bersama sama tanpa memandang perbedaan ras, agama/keyakinan dan perbedaan partai politik. Anak-anak negara telah dengan sukarela berkorban waktu bersama...

Cerdaslah Memilih Wakil dan Pelayan Rakyat

Ada yang harus diperbaiki dari cara kita berpolitik. Rakyat harus tetap kedudukannya sebagai "Pemegang Kedaulatan". Rakyat jangan didudukan hanya sebagai "Pemilik Suara" yang hanya akan dibujuk pada saat dibutuhkan saja. Rakyat jangan hanya jadi "bahan orasi" sebagai yang "diatasnamakan". Rakyat tidak...

Menelisik Sepinya Pembeli di Sejumlah Pasar Konvensional

Saya mencoba memotret pola distribusi untuk memenuhi kebutuhan sehari hari masyarakat pada saat ini. Saya kemarin berbincang dengan salah seorang pedagang pakaian jadi yang mengeluhkan "sepi" nya Pasar Pangandaran. Bahkan dia berkeseimpulan, hal ini terjadi sebagai akibat menurunnya daya beli...

Membanggakan, Profesor Turmudi Asal Pangandaran Dikukuhkan Sebagai Guru Besar!

Prestasi Prof. Turmudi sungguh membanggakan. Pria asal Dusun Bojonggebang, Desa Wonoharjo, Kacamatan Pangandaran, baru saja dikukuhkan sebagai Guru Besar. Saya ingat empat puluh tahunan yang lalu, ketika siswa SMA Muhammadiyah Pangandaran kelas 3 ini bilang kepada saya, "Pak benar lingkaran...

Nyanyian Tanah Merdeka

"Tujuh Belas Agustus Tahun Empat Lima... Itulah Hari Kemerdekaan Kita" Tujuh Puluh Tiga Tahun adalah perjalanan panjang sejarah Republik Indonesia dalam menjalani hari hari sebagai Bangsa Yang Merdeka. Perjalanan dari waktu ke waktu yang selalu menyuguhkan drama-drama yang kita mainkan bersama,...

Jalan Stasion, Layak Jadi ‘Heritage’ Kabupaten Pangandaran

Ngopi pagi mengusir dingin di musim kering. Mencoba mereka, menduga dari sosok Bangunan Stasion Pangandaran yang nyaris lapuk tidak terurus. Ada sejarah yang terabaikan. Ada sejarah yang hampir terlupakan. Menerawang ke abad delapan belas, ketika Pemerintahan Hindia Belanda membuat lintasan...

Ini Kalijati Sidamulih, Bukan di Ubud Bali…!

Andai saja jalan dari Pangandaran ke Kalijati sudah mulus semua dengan lebar jalan yang memadai, ada satu obyek menarik dengan hamparan sawah, dengan petak bertingkatnya. Dibawahnya mengalir sungai dengan bebatuan hitam berbagai ukuran, dari ukuran terkecil hingga yang sebesar truk. Saya...