Bupati Pangandaran Ultimatum Pelaku Usaha Wisata Jalani Vaksinasi, Sanksinya Serius!
Pangandaran – Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, pihaknya sejak awal sudah meminta pelaku usaha wisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Selain itu, para pelaku usaha juga harus sudah divaksin Covid-19.
“Pengunjung juga sama, harus menggunakan masker,” ujar Jeje saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (14/9/2021).
Jeje memberi kesempatan kepada pelaku usaha wisata untuk vaksinasi hingga Kamis (16/9/2021).
Apabila sampai Kamis tingkat vaksinasi belum sampai 90 persen, Jeje menegaskan bahwa pihaknya akan kembali menutup tempat wisata.
“Kalau sampai Kamis belum divaksin sampai 90 persen, Jumat-Sabtu akan ditutup. Dulu perjanjian saya sama mereka (pelaku usaha wisata) begitu. Perjanjian saat uji coba (pembukaan) wisata minta dua hal, minta prokes ketat sama vaksin,” kata Jeje.
Terkait tingkat kepatuhan pelaku usaha wisata dalam menjalankan prokes, Jeje mengatakan, ia sedang mengevaluasinya hari ini.
Selain itu, Pemkab Pangandaran siap meningkatkan pengawasan protokol kesehatan atau prokes.
Hal itu seiring dengan sorotan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terhadap uji coba pembukaan pariwisata di Pangandaran.
“Sejak awal Pemkab dan pelaku wisata sudah berkomitmen. Untuk selalu bersama-sama memperhatikan prokes. Memakai masker dan tidak berkerumun,” ujar Jeje.
Sebelum uji coba tersebut, kata Jeje, Pemkab mengumpulkan seluruh pelaku usaha wisata. Dengan membuat komitmen secara tertulis.
“Intinya atensi pemerintah pusat ini harus menjadi pelecut semangat bagi pelaku wisata, wisatawan dan Pemkab. Untuk semakin disiplin menerapkan prokes,” tuturnya.
Karena, jika prokes tak disikapi dengan serius, kata Jeje, pemerintah bisa saja menutup kembali objek wisata di Pangandaran.***

3 Komentar
Komentar ditutup.