Indeks

Bukit Manci Langkaplancar Pangandaran, Wisata Alam Penuh Kesejukan

Bukit Manci Langkaplancar Pangandaran, Wisata Alam Penuh Kesejukan
Bukit Manci Langkaplancar Pangandaran, Wisata Alam Penuh Kesejukan

Pangandaran – Bukit Manci atau Puncak Manci atau Gunung Manci terletak di Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dengan keindahan dari puncak bukit, serta udara yang sejuk serta bersih sangat cocok untuk yang menyukai wisata alam.

Dari atas bukit, pengunjung akan disajikan panorama deretan gunung dan pepohonan hijau yang rimbun serta udara yang sejuk.

Di Bukit Manci, pengunjung dapat duduk santai menikmati pemandangan dari ketinggian dengan udara yang sejuk.

“Untuk diketahui, wilayah Pangandaran tidak hanya wisata bahari, pesisir, tapi juga jabali (pegunungan) pun punya potensi,” kata Wkil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, saat meninjau langsung kawasan hutan di Desa Bojongkondang, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, pada 29 Oktober tahun lalu.

Desa Bojongkondang pun rencananya dikembangkan menjadi salah satu Desa Wisata di Jabar. Meski begitu, Kang Uu menegaskan bahwa fungsi konservasi atau ekologi harus diperhatikan, terutama di kawasan hutan.

Selain itu, fungsi ekonomi juga harus didorong melalui kolaborasi pengelolaan kawasan yang bekerja sama dengan masyarakat sehingga memberikan multiplier effect bagi kelestarian kawasan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

“Daerah ini disebut pengembangan wisata konservasi juga hutan produksi. Meski begitu tetap ada titik-titik hutan lindungnya,” kata Kang Uu.

Melalui Desa Wisata, Kang Uu berharap ekonomi masyarakat akan berkembang, sehingga mengurangi ketimpangan ekonom. “Orang datang banyak, wisatawan melimpah, belanja, masyarakat bisa meningkatkan ekonominya,” ujarnya.

Saat itu, Kang Uu juga berdiskusi dengan tokoh masyarakat, pegiat lingkungan, kepala desa, hingga tokoh masyarakat guna menyerap aspirasi mereka terkait pengembangan Langkaplancar sebagai kawasan Desa Wisata.

Menurut Kang Uu, masyarakat sekitar menyambut baik pengembangan Desa Wisata ini. Masyarakat sekitar pun sadar akan fungsi konservasi alam.

“Mereka meminta tetap pelihara hutan pohon besar agar jangan ditebang. Mereka mendukung Desa Wisata, asalkan kelestarian alam tetap harus dijaga,” ujar Kang Uu.

Exit mobile version