Connect with us

Berita

Bidan Pemekaran Sebut Tugas Presidium Pembentukan Pangandaran Selesai

Published

on

Anggota Komisi XI DPR RI, Drs Agun Gunandjar Sudarsa

Anggota Komisi XI DPR RI, Drs Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, tugas Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran telah selesai setelah berhasil mewujudkan Pangandaran sebagai daerah otonomi baru.

Untuk itu seruan Ketua Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, H. Supratman yang mengajak mendukung Capres-Cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi, tidak akan berpengaruh besar bagi masyarakat Pangandaran yang makin cerdas.

Baca juga : Ketua Presidium Pemekaran Pangandaran, Ajak Warga Dukung Prabowo-Sandi

Hal itu diungkapkan Agun Gunandjar usai melakukan sosialisasi 4 pilar MPR RI di Gedung Islamic Center Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Minggu (10/3/2019).

“Itukan masa lalu, presidium sudah selesai melaksanakan tugasnya dengan baik. Pangandaran sudah menjadi daerah otonomi yang terus bergeliat. Terus terang ya saya melihat daerah otonomi baru itu, hanya Pangandaran yang lebih hebat dan cepat pembangunannya,” ungkap Agun.

Dirinya menegaskan, masyarakat juga sudah cerdas. Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Pangandaran dibawah kepemimpinan Bupati Jeje Wiradinata, sudah maju pesat.

“Saya tahu persis perkembangan Pangandaran sejak belum mekar hingga saat ini. Pembangunan dimana-mana dan Bupatinya sudah pro rakyat. Kalau ada sebagian masyarakat yang kurang puas ya wajar, itu dinamika,” ujar Agun.

Agun menegaskan, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sangat cerdas dan luar biasa. Dibawah kepemimpinannya Pangandaran maju pesat dibanding daerah otonomi baru lainnya di Indonesia.

“Pangandaran punya bupati yang cukup bagus, handal dan pro rakyat. Dia mempunyai komitmen jelas, dan mengedepankan kepentingan masyarakat. Suaranya lebih didengar oleh masyarakatnya,” ungkap politisi Partai Golkar yang membidani pemekaran Pangandaran.

Namun dirinya menghargai, jasa Presidium Pembentukan Kabupaten Pangandaran, bahkan Dirinya sejak lama mendorong Pemda Pangandaran mendirikan museum arsip pemekaran, agar sejarah dan perjuangan para pejuang pemekaran Pangandaran terdokumentasikan.

Meseum tersebut, kata Agun, sebagai salah satu media agar generasi mendatang yang ada di Pangandaran menghormati dan menghargai perjuangan pelaku pemekaran. (Iwan Mulyadi)

5 Pembaca

Silahkan berkomentar