BERITA  

Bentang Kabel Listrik dan Telepon di Pantai Barat Pangandaran Semrawut

Bentang kabel telepon yang menembus atap gazebo di Pantai Barat Pangandaran, mengurangi nilai estetika bangunan tersebut.

SEPUTARPANGANDARAN.COM Pemerintah diharapkan harus mulai memikirkan mengganti sistem pemasangan kabel listrik di sepanjang Pantai Barat Pangandaran dengan Sistem kabel listrik bawah tanah (ducting) sehingga tidak ada lagi kabel yang terlihat semrawut.

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin menyampaikan, penerapan sistem ducting tersebut tidak hanya dilakukan untuk kabel listrik milik PT PLN saja tetapi juga diterapkan untuk kabel telepon atau fiber optik milik PT Telkom.

“Harapannya, seluruh kabel listrik dan telepon udara yang ada di Pantai Barat Pangandaran bisa diturunkan sehingga akan terlihat lebih rapi dan enak dipandang,” katanya.

Asep melihat saking semrawutnya jaringan kabel udara, bahkan sampai menembus atap gazebo yang baru saja dibangun di kawasan Pantai Barat Pangandaran. Sehingga mengurangi nilai estetika bangunan tersebut.

“Begitu pula di area sky walk, bentangan kabel listrik dan telepon disana sangat semrawut dan tidak enak dipandang,” ungkapnya.

Selain itu, kata Asep, penataan kabel listrik dengan sistem ducting memiliki berbagai keunggulan bila dibanding dengan sistem kabel udara, yaitu mengurangi potensi gangguan eksternal yang bisa mempengaruhi pasokan listrik ke pelanggan.

Baca juga:  Kemenag Siap Dirikan IAIN di Pangandaran, Bupati Jeje : Seperti Mendapat Durian Runtuh!

“Berdasarkan informasi, sebagian besar gangguan listrik PLN disebabkan faktor eksternal seperti pohon tumbang, hewan atau kegiatan kegiatan lainnya,” tuturnya.

Asep pun berharap sebagai kawasan wisata maka penataan yang saat ini terus dilakukan harus dibarengi dengan penataan kabel listrik dan telepon agar tidak terlihat semrawut. (*)