SEPUTARPANGANDARAN.COM, TEMPO.CO, Semarang – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Diponegoro atau Undip membantah terlibat aksi demonstrasi dalam Kantor Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Jawa Tengah. Video unjuk rasa itu dibagikan oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono melalui akun instagram pribadinya pada Jumat, 2 Februari 2024.
Dalam rekaman video tersebut, memperlihatkan aksi unjuk rasa yang mana pesertanya memakai jaket almamater banyak perguruan tinggi dalam Pusat Kota Semarang. Salah satunya berjaket Universitas Diponegoro yang tersebut berorasi pada melawan mobil komando. Pada video yang disebutkan pula, massa aksi melakukan audiensi untuk memberikan poin tuntutan terhadap pimpinan DPD Partai Gerindra Jateng.
“Badan Eksekutif Mahasiswa lingkup Undip mirip sekali tak mendapat informasi konsolidasi, poin tuntutan, juga waktu juga tempat penyelenggaraan demonstrasi,” ujar Ketua BEM Undip Farid Darmawan pada Ahad, 4 Februari 2024.
Dia meninjau kejanggalan pada unjuk rasa oleh kelompok yang tersebut mengatasnamakan aliansi siswa se-Jateng itu. Menurutnya, aksi yang dimaksud mencatut nama beberapa orang kampus itu tanpa melalui konsolidasi secara terbuka. “Seharusnya diadakan konsolidasi terbuka melibatkan peserta didik Undip secara umum,” katanya.
Farid menegaskan, seluruh BEM fakultas di dalam Undip tak terlibat merumuskan poin tuntutan unjuk rasa itu. “Kami tidaklah menunjukkan keberpihakan pada salah satu kandidat kontestan pemilu,” sebutnya. “Tidak terafiliasi pada partai urusan politik manapun.”
Dia mendesak partai kebijakan pemerintah yang dimaksud bersangkutan aksi yang disebutkan agar membuka poin-poin tuntutan unjuk rasa. “Kami mengutuk demonstrasi yang tidak ada organik mengatasnamakan mahasiswa,” ujar Farid.
Sumber: tempo
